
Enam belas tahun adalah waktu yang lama untuk menunggu. Tapi Spanyol akhirnya kembali ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belgia di babak perempat final — dan di tengah semua euforia itu, satu nama terus disebut ulang: Rodri.
Terakhir kali Spanyol bermain di semifinal Piala Dunia adalah 2010 — turnamen yang berakhir dengan trofi di Johannesburg. Sejak itu, empat edisi berlalu tanpa menembus empat besar. Piala Dunia 2026 akhirnya memutus puasa panjang itu, dengan kemenangan atas Belgia yang meloloskan La Roja ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam 16 tahun, menurut laporan detikSport.
Ini bukan sekadar statistik nostalgia. Generasi pemain yang membawa Spanyol ke final 2010 sudah lama pensiun. Yang berdiri di lapangan sekarang adalah generasi berbeda — tapi dengan DNA permainan yang sama: kontrol, tekanan, dan satu gelandang yang mengatur segalanya dari tengah.
Wayne Rooney, yang mengamati laga ini sebagai analis, tidak butuh banyak kata untuk menggambarkan performa Rodri. Menurut detikSport, Rooney menyebut Rodri sebagai 'bosnya Spanyol di lapangan' — sebuah penilaian yang terasa tepat bagi siapa pun yang menyaksikan cara gelandang Manchester City itu mendikte tempo, memutus serangan Belgia, dan mendistribusikan bola seolah lapangan adalah miliknya sendiri.
Rooney tidak dikenal sebagai orang yang mudah memberi pujian berlebihan. Jadi ketika dia bicara, biasanya ada alasannya.
Ada tipe pemain yang baru benar-benar dihargai ketika mereka absen — dan Rodri termasuk dalam kategori itu. Musim lalu, ketika cedera membuat dia harus menepi dalam waktu panjang bersama City, efeknya langsung terasa. Di Piala Dunia ini, Spanyol punya dia fit dan dalam performa terbaik.
Melawan Belgia, Rodri bukan hanya pengatur ritme — dia adalah alasan mengapa Belgia tidak pernah benar-benar menemukan pijakan di tengah lapangan. Setiap kali transisi Belgia mencoba berakselerasi, ada Rodri yang sudah berada di posisi yang benar, memotong jalur operan, dan mengembalikan kendali ke Spanyol.
Spanyol kini menunggu lawan di semifinal. Tapi siapa pun yang akan mereka hadapi, mereka tahu satu hal: selama Rodri ada di lapangan, La Roja tidak mudah dikalahkan.
Enam belas tahun adalah waktu yang lama untuk menunggu. Tapi Spanyol akhirnya kembali ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belgia di babak perempat final
Fontes
detikSport
Artigos do Flagside são produções originais sintetizadas de múltiplas fontes. A gente cita cada veículo que alimentou a matéria.
O melhor dos jogos da noite, o que tá rolando na janela de transferências e a coluna que você tem que ler hoje. Sem anúncios. Sem dicas. Sem operadoras.
Desinscrição em um clique. A gente não compartilha emails.
“Stays on World Cup — different angle, same beat.”
SELEÇÕESTiga turnamen besar berturut-turut. Dua tim yang sama. Satu semifinal yang terasa seperti final sebelum finalnya tiba. Prancis dan Spanyol sudah memastikan tempat di empat besar Piala Dunia 2026, dan
“Stays on World Cup — different angle, same beat.”
SELEÇÕESTiga turnamen besar berturut-turut. Dua tim yang sama. Satu semifinal yang terasa seperti final sebelum finalnya tiba. Prancis dan Spanyol sudah memastikan tempat di empat besar Piala Dunia 2026, dan