:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334503/original/079496600_1787851149-A_great_hit_out_for_a_youthful_Roar_outfit_in_match_1_of_our_Indonesia_tour__with_Dewa_United___s_.jpg)
Photo: Bola.com
Dua kali 4-0: Persija membuat pelatih A-League bicara
Dua laga, dua kekalahan, skor yang sama persis: 0-4. Brisbane Roar pulang dari Indonesia dengan tangan kosong, dan pelatih mereka tidak mencari-cari alasan. Persija Jakarta yang jadi biang keroknya, dan pengakuan sang pelatih justru yang paling menarik dari seluruh kunjungan ini.
Bukan sekali, tapi dua kali
Kalah 0-4 dari klub Liga 1 dalam satu pertandingan uji coba sudah cukup mengejutkan. Tapi Brisbane Roar mengalaminya dua kali berturut-turut, melawan lawan yang sama, dengan skor yang identik. Persija Jakarta tidak memberi ruang sedikit pun kepada tim asal A-League itu selama kunjungan mereka ke Indonesia.
Respons pelatih Brisbane yang paling menarik: alih-alih menyebut kondisi lapangan, jadwal perjalanan, atau rotasi skuad, ia langsung menunjuk ke kualitas Persija. Menurut laporan Bola.com, ia menyebut pengalaman dan kualitas pemain Persija sebagai faktor pembeda yang nyata antara kedua tim.
Pujian yang tidak biasa
Seorang pelatih yang baru saja kemasukan delapan gol dalam dua laga, dan memilih untuk memuji lawan daripada membela timnya sendiri, itu bukan hal yang sering terjadi. Pelatih Brisbane Roar melangkah lebih jauh dari itu: ia juga memuji perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan, menyebut Liga 1 kini dihuni banyak tim dan pemain berkualitas.
Ini bukan basa-basi diplomatik dari tamu yang sopan. Konteksnya penting: Brisbane Roar adalah klub profesional dari kompetisi yang selama ini dianggap berada di atas Liga 1 dalam hierarki sepak bola Asia Tenggara. Ketika tim seperti itu datang dan pulang dengan dua kekalahan telak, lalu pelatihnya berbicara seperti ini, ada sesuatu yang sedang bergeser.
Penanda yang lebih besar
Persija Jakarta bukan kejutan di sini. Mereka adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dengan basis suporter yang masif dan sejarah panjang di Liga 1. Tapi mengalahkan tim A-League 4-0 dua kali dalam satu rangkaian uji coba tetap merupakan pernyataan yang keras tentang di mana posisi klub-klub Indonesia sekarang.
Liga 1 dalam beberapa tahun terakhir memang berbenah: investasi asing masuk, pemain-pemain berkualitas didatangkan, dan standar kompetisi meningkat. Kata-kata pelatih Brisbane Roar, yang datang dari luar dan tidak punya kepentingan untuk memuji, adalah semacam validasi dari luar lingkaran.
Dua kekalahan 4-0 dan pengakuan terbuka dari pelatih lawan, semuanya dalam satu kunjungan yang sama: itu kombinasi yang jarang datang sekaligus.
Quellen1 Quelle
Bola.com
Flagside-Redakteure lesen jeden Text, den wir veröffentlichen. Wir arbeiten aus der Fußball-Presse, schreiben eigene Texte statt fremde abzudrucken, und checken jeden Artikel auf Genauigkeit und Quellen. Jedes Medium, das in diesen Beitrag eingeflossen ist, steht unter Quellen.
Der Fußball des Tages, um 7 Uhr in deinem Postfach. Sonst nichts.
Die Highlights der Nacht, was das Transferfenster macht und die eine Kolumne, die du heute lesen solltest. Keine Ads. Keine Tipps. Keine Operator.
Ein-Klick-Abmeldung. Wir geben deine E-Mail nicht weiter.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335654/original/009732400_1788012528-persija.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4232195/original/034867800_1668860434-000_32NX87D.jpg)
Comments
Loading comments…