Photo: Timmy96 via Wikimedia Commons (CC0)
Kalah dari Spanyol, Gordon tetap yakin
Inggris kalah 2-3 dari Spanyol di UEFA Nations League, tapi Anthony Gordon keluar dari lapangan dengan sikap yang jauh dari rendah diri: menurutnya, timnya tidak kalah kelas dari sang juara dunia.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Skor akhir jelas memihak Spanyol. Tapi menurut Gordon, seperti dikutip detikSport, hasil itu tidak mencerminkan jarak kualitas antara dua tim. Winger Newcastle United ini menyebut Inggris sudah setara dengan Spanyol, meski scoreline mengatakan sebaliknya.
Klaim seperti itu biasanya mudah diabaikan sebagai basa-basi pasca-kekalahan. Tapi konteksnya penting: Spanyol bukan sembarang lawan, mereka adalah juara dunia yang sedang membangun reputasi sebagai tim terbaik di planet ini. Kalah tiga gol dari tim semacam itu biasanya membuat pemain mencari kata-kata yang lebih defensif, bukan lebih percaya diri.
Gordon dan bentuk terbaiknya
Omongan Gordon tidak datang dari pemain yang sedang tampil buruk. Musim 25/26 menjadi musim tersibuknya bersama Newcastle: 46 penampilan, 17 gol, dan 5 assist dalam data yang kami pegang, jauh melampaui produktivitasnya dua musim sebelumnya. Ia masuk laga melawan Spanyol sebagai pemain yang sedang dalam bentuk terbaik kariernya, bukan sekadar pelapis di sayap.
Di level internasional, pemain 25 tahun ini baru mengumpulkan 23 caps dan 3 gol untuk Timnas Inggris, angka yang masih relatif ramping dibanding kontribusinya di level klub. Itu membuat pernyataannya soal Spanyol terasa lebih personal: Gordon sendiri masih dalam proses membuktikan diri di level tertinggi timnas, dan laga ini menjadi salah satu tolok ukurnya.
Apakah performanya mendukung klaim itu?
DetikSport tidak merinci detail pertandingan di luar skor 2-3 dan komentar Gordon, sehingga sulit menilai secara statistik apakah performa Inggris benar-benar sepadan dengan Spanyol sepanjang 90 menit. Yang jelas, Inggris mencetak dua gol melawan lini pertahanan juara dunia, cukup untuk membuat pemainnya sendiri merasa laga itu lebih ketat daripada yang ditunjukkan angka di papan skor.
Bagi Inggris, ini bukan soal menang atau kalah semata di Nations League. Ini soal membangun keyakinan menjelang turnamen besar berikutnya, dan kata-kata Gordon menunjukkan skuad ini tidak keluar dari laga melawan Spanyol dengan mental kalah.
Apakah Inggris benar-benar sudah setara dengan Spanyol?
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…