
Photo: origin.kompas.tv
Bus akademi Persib dilempari di Batang
Sebuah bus yang membawa tim muda Elite Pro Academy (EPA) Persib dilempari saat melintas di Batang, Jawa Tengah, dan kejadian itu langsung memicu reaksi keras dari operator I.League serta, yang jarang terjadi, dari kubu rival di Jakarta.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Insiden di jalan
DetikSport melaporkan bus rombongan EPA Persib menjadi sasaran pelemparan di kawasan Batang. Laporan itu tidak merinci objek yang dilempar atau siapa pelakunya, tapi cukup untuk membuat operator kompetisi turun tangan meminta penyelidikan penuh.
I.League angkat suara
I.League, selaku operator kompetisi, secara resmi meminta insiden ini diusut tuntas. Permintaan ini menyasar langsung ke akar masalah keamanan di jalur transportasi tim, sesuatu yang selama ini sering luput dari sorotan dibanding kericuhan di dalam stadion.
Rombongan yang jadi sasaran adalah tim usia muda, bukan skuad senior yang bertanding di laga big match bertensi tinggi. Pemain-pemain belia ini semestinya berada di wilayah paling aman dalam ekosistem sepak bola domestik.
Solidaritas dari Jakarta
Yang membuat kejadian ini makin menonjol adalah reaksi dari Persija Jakarta dan The Jakmania. Keduanya secara terbuka mengecam serangan terhadap bus EPA Persib, sebuah rival abadi di lapangan. Rivalitas Persija dan Persib dikenal sebagai salah satu yang paling panas di Liga 1, jadi kecaman lintas kubu semacam ini tergolong langka.
Persija dan The Jakmania memilih berdiri di sisi yang sama dengan rivalnya soal satu hal: keselamatan pemain muda tidak boleh jadi korban fanatisme siapa pun.
Soal keamanan yang belum selesai
Kasus ini menambah daftar panjang insiden yang menyeret nama baik suporter dan keamanan kompetisi Indonesia. Ketika tim junior yang belum genap merasakan tekanan kompetisi senior pun sudah jadi sasaran di jalan, pertanyaan soal pengawalan rombongan tim saat bertanding tandang kembali mengemuka. I.League kini menunggu hasil investigasi sebelum bisa memastikan langkah lanjutan, termasuk soal sanksi jika pelakunya teridentifikasi.
Apakah insiden ini akan mengubah cara I.League mengamankan rombongan tim?
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355008/original/090477400_1790068900-garuda_1.jpg)

Comments
Loading comments…