Photo: --Steindy (talk) 16:14, 29 August 2019 (UTC) via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)
Rice puji tendangan bebas Szoboszlai
Declan Rice tidak sering memuji lawan sepanas ini, tapi menurut detikSport gelandang Arsenal itu baru saja menobatkan Dominik Szoboszlai sebagai pengeksekusi tendangan bebas terbaik di sepak bola modern, sembari tetap menyisakan tempat khusus untuk Roberto Carlos di puncak sejarah.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Rice bukan orang asing soal bola mati, tapi komentarnya kali ini bukan tentang perannya sendiri, melainkan tentang gelandang Liverpool yang belakangan jadi momok set-piece lawan-lawannya.
Pengakuan dari sesama gelandang box-to-box
Menurut laporan detikSport, Rice menyebut Szoboszlai sebagai eksekutor tendangan bebas terbaik yang ada sekarang. Konteks persis dari pernyataan itu, baik wawancara maupun konferensi pers, tidak dirinci dalam laporan tersebut. Yang jelas, pujian ini datang dari gelandang Arsenal yang sendiri cukup paham soal detail teknis bola mati, jadi bukan komentar orang yang asal bicara.
Roberto Carlos tetap raja
Yang menarik, Rice tidak menempatkan Szoboszlai di atas segalanya. Ia tetap mengakui Roberto Carlos sebagai master sepanjang masa untuk disiplin ini, nama yang sampai sekarang identik dengan tendangan bebas melengkung dari jarak jauh yang seolah menantang hukum fisika. Pembagian itu sendiri cukup jujur: satu nama untuk era sekarang, satu nama untuk sejarah.
Kenapa ini masuk akal
Szoboszlai sudah lama dikenal sebagai salah satu gelandang Eropa dengan sentuhan bola mati paling konsisten, dan pengakuan dari sesama gelandang top Premier League menambah bobot pada reputasi itu. Statistik spesifik soal tendangan bebas Szoboszlai musim ini tidak disebutkan dalam laporan, tapi pujian dari pemain seperti Rice, yang bermain di level tertinggi domestik Inggris, cukup untuk membuat perbincangan ini layak diperhatikan.
Yang pasti, perbandingan lintas generasi semacam ini selalu jadi bahan obrolan favorit penggemar: teknik modern yang lebih terukur lawan magis era Roberto Carlos yang terasa lebih liar dan personal. Rice, lewat komentarnya, justru menunjukkan bahwa dua hal itu bisa dihormati bersamaan tanpa harus saling menjatuhkan.
Apakah Szoboszlai sudah melampaui pelaksana tendangan bebas lain di era modern?
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.

Comments
Loading comments…