Flagside.football
Flick: kekalahan itu bukan pukulan untuk Barca — photo: banten.akurat.co

Photo: banten.akurat.co

Flick: kekalahan itu bukan pukulan untuk Barca

Dua kekalahan beruntun dari PSG dan Real Madrid biasanya cukup untuk memicu krisis kecil di Camp Nou. Hansi Flick justru menolak narasi itu, dan menurut laporan detikSport, ia menegaskan hasil-hasil tersebut tidak memukul Barcelona secara mental maupun struktural.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Apa yang dikatakan Flick

Menurut detikSport, Hansi Flick menyampaikan bahwa kekalahan dari PSG dan Real Madrid tidak dianggap sebagai pukulan berat bagi Barcelona. Sumber tersebut tidak merinci skor, kompetisi, maupun tanggal pasti kedua laga itu, jadi klaim di sini berhenti pada apa yang benar-benar disampaikan sang pelatih: bahwa timnya tidak goyah meski kalah dua kali beruntun melawan dua raksasa Eropa.

Ini bukan gaya bicara pelatih yang sedang panik. Flick tampaknya sengaja membingkai dua kekalahan itu sebagai bagian normal dari musim yang panjang, bukan sinyal bahaya.

Konteks di LaLiga tetap kuat

Apa pun yang terjadi di laga-laga Eropa itu, performa Barcelona di LaLiga musim ini memberi Flick alasan untuk bicara setenang itu. Barcelona memimpin klasemen LaLiga dengan sempurna: 9 kali main, 9 kali menang, tanpa seri maupun kalah, mengumpulkan 27 poin dengan selisih gol plus 30. Rekor domestik seperti itu jarang dimiliki tim yang baru saja kalah dua kali beruntun di level Eropa.

Skuad Flick juga bukan skuad tambal sulam. Barcelona punya 28 pemain dengan usia rata-rata 24,3 tahun, 18 di antaranya pemain internasional, dan enam lulusan akademi masih mendapat tempat di tim utama musim ini.

Kenapa framing ini masuk akal

Barcelona melakukan belanja transfer dengan pengeluaran bersih minus EUR 66 juta musim panas ini, sementara nilai total skuad tercatat EUR 1,17 miliar. Dengan investasi sebesar itu dan dominasi mutlak di LaLiga, Flick punya basis nyata untuk menolak narasi krisis hanya karena kalah dari PSG dan Madrid, dua tim yang jadi ukuran paling keras di Eropa.

Yang belum jelas dari laporan detikSport adalah konteks kompetisi dari dua kekalahan tersebut, apakah itu terjadi di Liga Champions, laga pramusim, atau ajang lain. Sampai ada detail lebih lanjut, pernyataan Flick tetap berdiri sebagai sinyal kepercayaan diri, bukan permintaan maaf.

Yang perlu dipantau

Barcelona bermain di Spotify Camp Nou dengan kapasitas 62.657 kursi, dan performa sempurna di LaLiga membuat Flick punya ruang untuk tenang menghadapi tekanan Eropa. Jadwal berikutnya melawan tim-tim papan atas Eropa akan jadi ujian nyata: rekor sembilan kemenangan beruntun di LaLiga hanya akan dikenang kalau diiringi hasil yang lebih baik saat Barcelona kembali bertemu PSG atau Madrid.

YOUR CALL

Apakah Barcelona bisa mempertahankan mentalnya setelah dua kekalahan beruntun?

Comments

Loading comments…

Share this story

Dua kekalahan beruntun dari PSG dan Real Madrid biasanya cukup untuk memicu krisis kecil di Camp Nou. Hansi Flick justru menolak narasi itu, dan menurut laporan detikSport, ia menegaskan hasil-hasil tersebut tidak…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.