Flagside.football
MU Kalah, Lisandro Martínez Buka Suara — Photo: Little Savage via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Photo: Little Savage via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

MU Kalah, Lisandro Martínez Buka Suara

Malam yang seharusnya jadi ajang pembuktian Manchester United di Liga Champions malah berubah jadi mimpi buruk lain: kalah dari Atlético Madrid, sementara Arsenal dan Barcelona sama-sama pesta gol di laga mereka sendiri. Yang bikin malam itu makin panas bukan cuma hasil di lapangan, tapi komentar Lisandro Martínez yang menyalahkan petinggi klub usai peluit akhir, menurut detikSport.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Kekalahan di kandang Atlético Madrid pada matchday 2 Liga Champions, 13 Oktober 2026, menambah daftar panjang momen sulit musim ini untuk Manchester United. detikSport tidak merinci skor pertandingan dalam laporannya, tapi hasilnya jelas: United pulang tanpa poin dari salah satu laga paling berat di fase grup.

Di sisi lain papan hasil, dua raksasa Eropa lain justru tampil gemilang. Arsenal dan Barcelona sama-sama tercatat sebagai tim yang pesta gol di laga masing-masing pada matchday yang sama, menurut detikSport, meski rincian skor dan pencetak gol tidak disebutkan dalam laporan tersebut. Kontras itu membuat kegagalan United di Madrid terasa makin mencolok.

Lisandro Martínez buka suara

Yang membuat laga ini jadi cerita yang lebih besar dari sekadar tiga poin yang hilang adalah reaksi Lisandro Martínez. Bek asal Argentina itu menyalahkan petinggi klub usai laga, menurut detikSport, sebuah pernyataan publik yang jarang terdengar dari pemain senior di ruang ganti Old Trafford. detikSport tidak menjabarkan secara spesifik apa isi kritik Martínez, tapi fakta bahwa seorang pemain inti berani bicara terbuka soal manajemen klub sendiri sudah cukup untuk memicu pertanyaan soal suasana internal tim.

Ini bukan kritik dari suporter di media sosial atau mantan pemain yang sudah pensiun. Ini datang dari salah satu pemain yang masih berseragam United, di tengah kampanye Eropa yang krusial.

Tekanan yang terus menumpuk

DetikSport tidak merinci posisi United di klasemen Liga Premier saat ini, tapi kekalahan di Madrid saja sudah cukup untuk menambah tekanan pada Rúben Amorim dan stafnya. Kombinasi hasil buruk di Eropa dan kritik terbuka dari Martínez membuat sorotan ke jajaran kepelatihan dan direksi klub makin tajam.

Bagi Amorim, pekan-pekan ke depan bukan cuma soal hasil pertandingan, tapi juga soal menjaga ruang ganti tetap solid di tengah tekanan yang terus menumpuk dari dalam dan luar klub.

YOUR CALL

Apakah Martínez akan terus jadi pemimpin di ruang ganti United?

Comments

Loading comments…

Share this story

Malam yang seharusnya jadi ajang pembuktian Manchester United di Liga Champions malah berubah jadi mimpi buruk lain: kalah dari Atlético Madrid, sementara Arsenal dan Barcelona sama-sama pesta gol di laga mereka sendiri.

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.