:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324964/original/034588900_1786781388-1000498523.jpg)
Photo: Bola.com
Umuh Muchtar waswas jadwal Persib menumpuk
Umuh Muchtar tidak menutup-nutupi kegelisahannya. Manajer Persib Bandung itu buka suara soal jadwal laga yang menumpuk di Liga 1 pada September 2026, dan risiko yang paling ia takutkan bukan soal poin, melainkan cedera pemain.
Persib Bandung masuk periode yang oleh Umuh Muchtar sendiri disebut super padat. Laga demi laga datang tanpa jeda panjang, dan bagi tim yang sedang bersaing di papan atas Liga 1, itu artinya rotasi skuad bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan.
Umuh Muchtar menyampaikan kekhawatirannya secara terbuka menurut laporan Bola.com, menyoroti bagaimana kepadatan kalender bisa menggerus kondisi fisik pemain inti Persib Bandung. Ini bukan cerita baru di Liga 1: musim ke musim, klub-klub papan atas selalu berhadapan dengan dilema yang sama antara mengejar hasil dan menjaga skuad tetap sehat.
Belum ada rincian resmi soal pemain mana yang paling rawan absen akibat kelelahan, tapi sinyal dari Umuh Muchtar cukup jelas: manajemen beban jadi prioritas dalam beberapa pekan ke depan. Bagi Persib Bandung, menjaga kedalaman skuad selama periode ini bisa jadi pembeda antara tetap relevan di perburuan gelar atau justru kehilangan momentum di saat yang paling krusial.
Sejauh ini pernyataan Umuh baru sebatas peringatan dini, belum diikuti keputusan rotasi resmi dari pelatih. Bagaimana skuad Persib benar-benar diatur di laga-laga berikutnya akan terlihat begitu jadwal padat itu mulai berjalan.
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.



Comments
Loading comments…