Flagside.football
PSG sukses di Eropa tanpa Mbappé? — photo: sports.yahoo.com

Photo: sports.yahoo.com

PSG sukses di Eropa tanpa Mbappé?

Ada judul yang beredar dari detikSport: PSG konon sukses besar di Eropa sejak Kylian Mbappé angkat kaki ke Real Madrid. Klaim yang enak dibaca kalau kamu benci timnas Prancis, tapi begitu dicek dengan data yang benar-benar ada di tangan, ceritanya jauh lebih rumit dari sekadar 'PSG lebih baik tanpa Mbappé'.

By Arif Pratama· Redaktur sepak bola·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Narasinya gampang dijual: Mbappé pergi ke Bernabéu demi mengejar trofi Liga Champions yang selalu lolos dari genggamannya di Parc des Princes, lalu PSG yang ditinggalkan justru berjaya di Eropa. detikSport melempar klaim itu lewat judul, tapi tanpa detail kompetisi mana, fase apa, atau kapan tepatnya kesuksesan itu terjadi. Tidak ada skor, tidak ada lawan, tidak ada tanggal yang bisa dipegang.

Yang benar-benar bisa dicek

Di Ligue 1, PSG asuhan Luis Enrique justru sedang berat langkah: peringkat 13 dari tiga laga, dengan rekor 0 menang, 2 seri, 1 kalah, dan selisih gol minus satu. Bukan angka yang biasanya menyertai cerita 'sukses besar'. Skuad PSG punya nilai pasar gabungan 1,363 juta euro dari 24 pemain yang dihitung, dengan belanja transfer bersih plus 78,1 juta euro musim ini, jadi ini bukan klub yang kekurangan amunisi. Tapi nilai skuad mahal tidak otomatis berarti dominasi Eropa, dan brief ini tidak membawa satu pun hasil pertandingan Liga Champions atau Eropa lainnya untuk dijadikan bukti.

Mbappé sendiri tidak kelihatan menyesal

Di kubu sebaliknya, Mbappé jelas tidak kekurangan gol sejak pindah. Dalam musim 2025/26 yang kami catat, dia sudah tampil 43 kali dengan 42 gol dan 7 assist untuk Real Madrid, angka yang bahkan melampaui musim terakhirnya di PSG (41 laga, 35 gol, 7 assist di 2023/24). Nilai pasarnya tercatat 180 juta euro per 5 Juni 2026. Kalau tujuan kepindahannya adalah tetap jadi mesin gol elite, misi itu jelas tercapai di atas kertas individu.

Jadi mana yang benar?

Klaim detikSport bertumpu pada gagasan bahwa kepergian Mbappé membuat PSG lebih solid secara kolektif di kompetisi Eropa, sebuah narasi yang masuk akal secara teori karena PSG memang lebih dulu menjadikan Liga Champions sebagai obsesi klub. Tapi tanpa hasil pertandingan Eropa yang bisa disebutkan, klaim itu untuk sekarang masih berstatus tagline, bukan fakta yang bisa diverifikasi dari data yang kami pegang. Yang justru terlihat jelas dari tabel Ligue 1 adalah PSG era Luis Enrique sedang tersandung di kandang sendiri, bukan sedang berpesta di Eropa.

Ironi terbesarnya sederhana: satu klub mengklaim sukses tanpa bukti pertandingan, satu pemain punya buktinya di lembar statistik musim ini juga.

Comments

Loading comments…

Share this story

Ada judul yang beredar dari detikSport: PSG konon sukses besar di Eropa sejak Kylian Mbappé angkat kaki ke Real Madrid. Klaim yang enak dibaca kalau kamu benci timnas Prancis, tapi begitu dicek dengan data yang…

Sumber1 sumber

Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.