:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324994/original/061291700_1786783322-STY_5.jpg)
Photo: liputan6.com
Persija tak jamu Persib di Jakarta selama 7 tahun
Shin Tae-yong baru sadar ada yang aneh dengan jadwal timnya sendiri: sudah tujuh tahun Persija Jakarta tidak pernah menjamu Persib Bandung di kandang sendiri, dan manajer asal Korea Selatan itu kini secara terbuka meminta izin agar duel El Clasico Indonesia berikutnya benar-benar digelar di Jakarta.
Menurut laporan detikSport, Shin Tae-yong menyampaikan kekagetannya soal fakta ini menjelang laga Persija melawan Persib yang dijadwalkan berlangsung pada 8 September 2026. Ia menyebut bahwa selama tujuh tahun terakhir, setiap kali Persib datang sebagai tim tamu dalam derbi ini, laga tidak pernah benar-benar digelar di Jakarta.
Bagi rivalitas sebesar Persija-Persib, ini bukan detail kecil. Derbi ini adalah salah satu yang paling panas di Liga 1, dan status kandang biasanya jadi salah satu keunggulan kompetitif paling nyata: dukungan penuh The Jakmania, familiaritas venue, dan tekanan psikologis ke tim tamu. Kalau laga "kandang" itu justru dimainkan di luar Jakarta, keunggulan itu praktis hilang.
Kenapa ini penting sekarang
Shin Tae-yong disebut kini tengah berupaya mendapatkan izin dari otoritas terkait agar laga melawan Persib benar-benar dihelat di stadion kandang Persija di Jakarta, bukan lagi di kota lain seperti yang terjadi berulang-ulang selama tujuh tahun terakhir. Detik tidak merinci alasan pasti di balik pola ini, apakah menyangkut keamanan, kapasitas venue, atau pertimbangan administratif lain dari penyelenggara liga maupun kepolisian.
Yang jelas, permintaan ini datang langsung dari sang pelatih, bukan dari manajemen klub. Kehilangan atmosfer kandang sepanjang satu dekade lebih dalam laga sebesar ini soal identitas sebuah klub yang dikenal lewat fanatisme suporternya sendiri.
Yang jadi taruhan
Jika izin ini akhirnya diberikan untuk laga 8 September 2026, itu akan menjadi kesempatan pertama dalam tujuh tahun bagi Persija untuk benar-benar merasakan keuntungan bermain di depan publik sendiri melawan rival abadinya. Sampai keputusan resmi keluar, status laga ini masih menggantung, dan Shin Tae-yong tampaknya lebih memilih bicara di depan publik ketimbang menunggu diam-diam di balik meja rapat.
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342931/original/030517900_1788837900-dhin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338048/original/032246200_1788278848-digger.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/TRANSFER-PEMAIN-Van-Basty-Sousa-dan-Dion-Markx.jpg)
Comments
Loading comments…