
Semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina sudah cukup berat tanpa tambahan drama apa pun — tapi FIFA dilaporkan memastikan ada satu nama lagi yang akan jadi sorotan di lapangan pada 14 Juli 2026: Ismail Elfath. Pria itulah yang akan memegang peluit untuk salah satu laga paling bermuatan sejarah dalam sepak bola dunia.
Elfath adalah wasit internasional asal Amerika Serikat — lahir di Maroko, besar di AS, dan kini menjadi salah satu nama paling dihormati di daftar wasit elite FIFA. Kariernya menanjak lewat MLS sebelum akhirnya mendapat kepercayaan di panggung internasional. Penunjukan untuk laga sebesar ini bukan datang begitu saja.
Menurut detikSport, FIFA menunjuk Elfath untuk memimpin semifinal antara Inggris dan Argentina. Laporan ini sejalan dengan pemberitaan ESPN FC yang juga menempatkan Elfath sebagai salah satu wasit Amerika Serikat paling aktif di penugasan internasional FIFA menjelang Piala Dunia 2026. Bagi seorang wasit, laga ini setara dengan final itu sendiri — dua negara, satu rivalitas, dan beban sejarah yang tidak akan hilang hanya karena peluit sudah ditiup.
Elfath bukan nama baru di laga-laga besar. Ia memimpin beberapa pertandingan fase gugur di Piala Dunia 2022 Qatar — termasuk laga-laga yang melibatkan tim-tim Amerika Latin dan Eropa — dan dikenal dengan gaya memimpin yang tenang namun tegas. Di MLS, ia sudah memimpin final liga dan laga-laga playoff selama bertahun-tahun sebelum naik ke level FIFA. Rekam jejaknya menunjukkan wasit yang tidak mudah kehilangan kendali ketika suhu pertandingan naik.
Itulah mengapa penunjukannya untuk Inggris vs Argentina masuk akal secara teknis — meski tidak ada penunjukan yang benar-benar 'aman' untuk laga ini.
Inggris vs Argentina di Piala Dunia bukan sekadar pertandingan sepak bola. Ini adalah warisan 1986 — tangan Tuhan, gol abad ini, dan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh di satu sisi. Setiap wasit yang memimpin laga dua negara ini otomatis masuk ke dalam narasi itu, mau atau tidak.
Elfath tidak bisa mengubah sejarah. Tapi ia bisa menulis bagaimana bab berikutnya dimulai. Tidak banyak wasit yang mendapat kesempatan seperti itu — dan rekam jejaknya di laga-laga bertekanan tinggi setidaknya memberi alasan untuk percaya bahwa ia tahu apa yang sedang ia hadapi.
Semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina sudah cukup berat tanpa tambahan drama apa pun — tapi FIFA dilaporkan memastikan ada satu nama lagi yang akan jadi sorotan di lapangan pada 14 Juli 2026: Ismail Elfath.
Bronnen
detikSport
Flagside-artikelen zijn originele stukken samengesteld uit meerdere bronnen. We citeren elke outlet die in het stuk verwerkt is.
Hoogtepunten van de nacht, wat de transfermarkt doet, en het ene stuk dat je vandaag moet lezen. Geen ads. Geen tips. Geen operators.
Eenmalig afmelden. We delen je e-mailadres niet.
“Stays on Inggris — different angle, same beat.”
INTJordan Pickford ingin Inggris masuk ke semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina dengan kepala dingin. Kedengarannya masuk akal. Tapi ini bukan laga biasa — ini adalah pertandingan yang membawa beb
“Stays on Inggris — different angle, same beat.”
INTJordan Pickford ingin Inggris masuk ke semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina dengan kepala dingin. Kedengarannya masuk akal. Tapi ini bukan laga biasa — ini adalah pertandingan yang membawa beb