
Argentina tidak membuatnya mudah. Setelah 90 menit berakhir imbang 1-1, lalu satu babak tambahan waktu tanpa gol, juara bertahan dunia itu akhirnya menemukan cara — dua gol di babak kedua extra time mengunci kemenangan dramatis 3-1 atas Swiss dan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026. Di sana, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah tahu siapa yang menunggu: Inggris.
Selama 90 menit penuh, Swiss tidak datang sekadar untuk bertahan. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membawa pertandingan ke babak tambahan waktu — sebuah pencapaian yang cukup untuk membuat seluruh pendukung Argentina menahan napas. Babak pertama extra time datang dan pergi tanpa gol. Skor tetap 1-1. Adu penalti mulai terasa nyata.
Tapi Argentina adalah Argentina.
Dua gol di babak kedua extra time — itulah yang memisahkan kedua tim. Detail pencetak gol masih menunggu konfirmasi resmi, namun yang jelas: ketika tekanan paling besar, Albiceleste menemukan jawaban. Begitulah cara tim juara bertahan bekerja — mereka tidak selalu tampil indah, tapi mereka tahu cara menang.
Messi, yang kembali hadir di panggung terbesar dunia, sekali lagi menjadi bagian dari momen bersejarah. Pada usia yang seharusnya sudah membuat orang pensiun dari sepak bola internasional, ia masih ada di sini — masih membuat lawan berpikir dua kali setiap kali menerima bola.
Semifinal melawan Inggris bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa — ini adalah pertemuan dua narasi besar yang sudah terjalin sejak dekade-dekade lalu. Tangan Tuhan. Gol abad ini. Adu penalti yang menyakitkan. Setiap generasi punya ceritanya sendiri tentang Argentina vs Inggris, dan Piala Dunia 2026 akan menambahkan satu bab baru.
Inggris sendiri sudah membuktikan mereka layak berada di semifinal. Pertemuan ini, di panggung Piala Dunia, adalah salah satu fixture yang bahkan orang yang tidak terlalu mengikuti sepak bola pun akan menonton.
Argentina lolos. Dengan susah payah, dengan drama, dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh tim yang benar-benar percaya pada diri sendiri. Swiss pulang dengan kepala tegak — mereka nyaris melakukan sesuatu yang luar biasa. Nyaris.
Argentina tidak membuatnya mudah. Setelah 90 menit berakhir imbang 1-1, lalu satu babak tambahan waktu tanpa gol, juara bertahan dunia itu akhirnya menemukan cara
Sources
detikSport
Flagside articles are original write-ups synthesised from multiple sources. We cite every outlet that fed into the piece.
Pick of the night's matches, what the transfer window's doing, and the one column you should read today. No ads. No tips. No operators.
One-click unsubscribe. We do not share emails.
“Stays on World Cup — different angle, same beat.”
INTTiga turnamen besar berturut-turut. Dua tim yang sama. Satu semifinal yang terasa seperti final sebelum finalnya tiba. Prancis dan Spanyol sudah memastikan tempat di empat besar Piala Dunia 2026, dan
“Stays on World Cup — different angle, same beat.”
INTTiga turnamen besar berturut-turut. Dua tim yang sama. Satu semifinal yang terasa seperti final sebelum finalnya tiba. Prancis dan Spanyol sudah memastikan tempat di empat besar Piala Dunia 2026, dan