Flagside.football
Apa yang Terjadi Jika Pertandingan Sepak Bola Seri?

Apa yang Terjadi Jika Pertandingan Sepak Bola Seri?

Peluit panjang berbunyi, skor masih sama — tapi apa yang terjadi selanjutnya tidak selalu sama. Jawabannya bergantung pada satu hal: jenis kompetisi apa yang sedang dimainkan.

By Arif Pratama· Redaktur sepak bola·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Bayangkan wasit meniup peluit akhir. Skor 1-1. Para pemain berdiri di tengah lapangan, menunggu. Di tribun, sebagian penonton sudah beranjak dari kursi, sebagian lagi tetap duduk. Siapa yang benar?

Jawaban paling sederhana: jika ini adalah laga liga biasa, pertandingan selesai di situ. Kedua tim masing-masing pulang dengan satu poin, tidak ada tambahan waktu, tidak ada drama adu penalti. Satu poin dibagi dua, lalu semua orang pulang.

Tapi jika ini adalah laga babak gugur — seperti di fase knockout sebuah turnamen — ceritanya berbeda. Seri bukan akhir, melainkan awal dari babak tambahan. Kedua tim kembali ke lapangan untuk dua babak perpanjangan waktu, masing-masing 15 menit. Total 30 menit tambahan untuk mencari pemenang.

Jika setelah 30 menit itu skor masih sama, barulah adu penalti dimulai. Lima penendang dari masing-masing tim maju bergantian. Jika setelah lima giliran masih belum ada pemenang, adu penalti berlanjut satu per satu sampai salah satu tim menang.

Ada satu format lagi yang sedikit lebih rumit: sistem dua leg, di mana dua tim bertemu dua kali di kandang masing-masing. Yang dihitung bukan hasil satu pertandingan, melainkan total gol dari kedua laga — disebut agregat. Jika agregat masih sama setelah dua pertandingan, kompetisi yang bersangkutan menentukan langkah berikutnya: bisa perpanjangan waktu, bisa langsung adu penalti, tergantung ketentuannya.

Yang sering membingungkan penonton adalah asumsi bahwa seri selalu berujung drama. Padahal untuk sebagian besar pertandingan — yakni laga liga yang dimainkan setiap pekan — seri adalah hasil yang sah dan final. Tidak ada yang perlu dilanjutkan. Satu poin tetap bernilai, terutama di akhir musim ketika selisih poin bisa menentukan siapa yang lolos ke kompetisi Eropa atau siapa yang terdegradasi.

Perpanjangan waktu dan adu penalti ada karena babak gugur membutuhkan satu pemenang yang pasti. Liga tidak punya kebutuhan itu — klasemen bisa menampung hasil seri dengan sempurna. Itulah mengapa format kompetisi, bukan skor di papan, yang menentukan apa yang terjadi setelah peluit panjang berbunyi.

Comments

Loading comments…

Share this story

Peluit panjang berbunyi, skor masih sama — tapi apa yang terjadi selanjutnya tidak selalu sama. Jawabannya bergantung pada satu hal: jenis kompetisi apa yang sedang dimainkan.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.