
Kenapa Pemain Sepak Bola Tidak Pakai Celana Dalam?
Kenapa Pemain Sepak Bola Tidak Pakai Celana Dalam?
Celana pendek pemain sepak bola modern terlihat tipis, tapi di dalamnya sudah ada lapisan yang mengerjakan semua yang celana dalam biasa lakukan — dan lebih baik lagi.
Bayangkan seorang pemain berlari penuh kecepatan mengejar bola di menit ke-80. Celana pendeknya melambai, tapi di balik kain luar itu ada lapisan kedua yang menempel rapat ke kulit, ikut bergerak tanpa gesekan.
Itulah liner — lapisan dalam yang sudah dijahit menyatu di dalam celana pendek sepak bola modern. Karena liner itu sudah ada, pemain tidak perlu menambahkan celana dalam terpisah di bawahnya.
Liner bawaan ini dirancang untuk tiga hal sekaligus: menyerap keringat agar kulit tetap kering, mengurangi gesekan antara kain dan paha selama 90 menit berlari, serta memberikan sedikit sangga. Fungsinya persis sama dengan celana dalam biasa, hanya saja ia sudah menjadi satu bagian dari celana pendek itu sendiri.
Justru sebaliknya yang jadi masalah: kalau seorang pemain nekat memakai celana dalam terpisah di bawah shorts berliner, ia malah menambah lapisan kain yang saling bergesekan. Dalam pertandingan biasa itu sudah tidak nyaman, apalagi dalam lari intensitas tinggi selama hampir dua jam.
Jadi pemain tidak benar-benar tanpa pelindung. Mereka hanya tidak menambahkan sesuatu yang sudah ada.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.




Comments
Loading comments…