Photo: Werner100359 via Wikimedia Commons (CC0)
De Jong jadi bek tengah, Flick buka suara
Frenkie de Jong biasanya jadi jantung lini tengah Barcelona, bukan baris pertahanan. Tapi dalam kemenangan terbaru atas Alavés, pemain asal Belanda itu justru diturunkan sebagai bek tengah, dan Hansi Flick langsung ditanya soal keputusan itu usai laga, menurut detikSport.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Barcelona berangkat ke laga ini sebagai pemuncak klasemen LaLiga musim ini, dengan rekor sempurna sembilan kemenangan dari sembilan laga dan selisih gol plus 30. Di tengah dominasi seperti itu, pergerakan taktik sekecil apa pun tetap menarik perhatian, apalagi ketika yang digeser adalah pemain sekelas De Jong.
De Jong dikenal sebagai gelandang serba bisa sejak masa mudanya di Ajax, sebelum pindah ke Barcelona pada 2019. Musim ini saja ia sudah tampil sembilan kali di LaLiga dari posisi aslinya di lini tengah. Secara total lintas kompetisi, catatannya musim ini mencapai 36 laga, satu gol, dan delapan assist, angka yang menegaskan perannya sebagai pengatur serangan, bukan pemadam kebakaran di lini belakang.
Kenapa digeser ke bek tengah
detikSport melaporkan bahwa Flick diminta memberi kesan usai laga soal keputusannya memainkan De Jong di posisi bek tengah, tapi isi penuh penjelasan sang pelatih belum tersedia dari laporan tersebut. Yang jelas, keputusan semacam ini biasanya lahir dari dua skenario: krisis pemain cedera di lini belakang, atau eksperimen taktik yang disengaja untuk menambah opsi build-up dari bawah.
De Jong punya rekam jejak yang mendukung skenario kedua. Visi operannya yang tajam dari zona dalam sudah lama membuat sejumlah pelatih tergoda mencobanya lebih dalam dari biasanya.
Apa artinya untuk Barcelona
Siapa pun alasannya, fakta bahwa Flick berani mengorbankan struktur lini tengah demi mencoba De Jong di jantung pertahanan menunjukkan skuad Barcelona musim ini punya fleksibilitas yang jarang dimiliki tim sekelasnya. Flick jelas tidak takut bereksperimen selama timnya tetap menang, dan rekor sembilan kemenangan beruntun jadi bukti bahwa eksperimen ini, setidaknya untuk sementara, tidak merusak apa pun.
Untuk sekarang, status De Jong di bek tengah baru terjadi satu laga. Laga berikutnya melawan lawan dengan serangan yang lebih tajam akan jadi ujian sebenarnya, apakah Flick mengulang eksperimen ini atau mengembalikan De Jong ke posisi aslinya di lini tengah.
Apakah Flick akan terus mainkan De Jong sebagai bek tengah?
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.

Comments
Loading comments…