
Photo: goal.com
City tumbang di kandang sendiri oleh Brighton
Manchester City akhirnya tersandung. Setelah menang di tujuh laga pertama Liga Inggris musim ini, Pep Guardiola dan pasukannya justru kalah 0-1 di kandang sendiri melawan Brighton & Hove Albion pada 31 Oktober 2026, dengan gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak oleh Yasin Ayari, menurut laporan detikSport.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Skenario yang jarang terjadi di Etihad Stadium: tim papan tengah datang, mencuri satu gol, lalu pulang membawa tiga poin penuh. Ayari jadi nama yang bikin seluruh Manchester terkejut, golnya cukup untuk membekukan City yang sebelum laga ini mengoleksi 21 poin dari tujuh pertandingan tanpa sekali pun kalah.
Rekor sempurna, berakhir di laga kedelapan
Sebelum kekalahan ini, City adalah satu-satunya tim yang menang di semua laga Liga Inggris musim ini. Status pemuncak klasemen membuat mereka terlihat seperti kandidat juara tanpa cela, sampai Brighton datang dan membuktikan sebaliknya.
detikSport hanya mencatat skor akhir 1-0 untuk Brighton tanpa merinci jalannya pertandingan secara detail, jadi belum jelas benar bagaimana lini belakang City kebobolan atau apakah ada momen krusial lain selain gol Ayari. Yang pasti, satu gol itu sudah cukup untuk menghentikan tren sempurna tuan rumah.
Apa artinya untuk City
Kekalahan di kandang sendiri selalu lebih menyakitkan, apalagi untuk juara bertahan yang baru saja tampil begitu dominan di awal musim. City tetap punya modal besar sebagai juara bertahan, tapi pertanyaan soal konsistensi lini pertahanan kini mulai muncul setelah laga ini.
Guardiola masih memimpin klasemen, tapi jarak dengan para pengejar kini sedikit lebih tipis dari yang dibayangkan sebelum kick-off. Satu kekalahan belum menentukan apa pun soal gelar juara, tapi ini jadi pengingat bahwa rekor sempurna, sebagus apa pun, tetap rapuh di hadapan tim yang datang dengan rencana matang.
Brighton membuktikan diri
Bagi Brighton, tiga poin dari kandang juara bertahan adalah hasil yang akan dikenang lama. Ayari, yang mencetak gol penentu, langsung jadi nama yang dibicarakan setelah laga, sementara tim asuhan mereka membuktikan bahwa status tim papan tengah tidak selalu berarti kalah di Etihad.
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
Comments
Loading comments…