Photo: This Photo was taken by Wolfgang Moroder. Feel free to use my photos, but please mention me as the author and send me a message. This image is not in the public domain. Please respect the copyright protection. It may only be used according to the rules mentioned here. This specifically excludes use in social media, if applicable terms of the licenses listed here not appropriate. Please do not upload an updated image here without consultation with the Author. The author would like to make corrections only at his own source. This ensures that the changes are preserved.Please if you think that any changes should be required, please inform the author.Otherwise you can upload a new image with a new name. Please use one of the templates derivative or extract. via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)
Cerita Hojlund: ditolak MU, ditolak Milan, lalu Napoli
Rasmus Hojlund buka cerita soal proses berat di balik kepindahannya musim ini: didepak Manchester United, lalu ditolak AC Milan, sebelum akhirnya mendarat di Napoli.
Menurut laporan detikSport, Hojlund secara terbuka membahas periode yang menurutnya berat sebelum ia resmi jadi pemain Napoli. Striker asal Denmark itu mengaku sempat merasa tak diinginkan Manchester United, klub yang lebih dulu mendatangkannya dengan status pemain mahal dan ekspektasi besar sebagai tumpuan lini depan.
Yang menarik, Hojlund juga menyebut AC Milan sebagai klub yang sempat masuk radar tapi pada akhirnya menolaknya. Ini detail yang jarang muncul di permukaan, karena biasanya publik cuma dengar versi 'klub A minat, tapi gagal' tanpa tahu siapa yang sebenarnya menutup pintu lebih dulu.
Dari terdepak jadi starter
Setelah dua pintu tertutup, Hojlund kini bermain di Serie A bersama Napoli. Berdasarkan laporan detikSport, ia bicara soal periode itu sebagai catatan yang tak enak diingat, meski belum ada kutipan lengkap yang menjelaskan sejauh mana perannya di Napoli sekarang dibanding masa akhirnya di Old Trafford.
Cerita macam ini biasa jadi menu wajib pemain yang baru pindah dan langsung tampil bagus: cerita rejeksi yang berujung comeback. Tapi dari sisi Hojlund, ini juga sinyal bahwa proses kepindahannya ke Italia tidak semulus yang terlihat di headline transfer window kemarin.
Yang masih perlu diperjelas
detikSport jadi satu-satunya outlet yang mengangkat pernyataan ini sejauh laporan yang tersedia, dan kutipan langsung Hojlund belum muncul dalam bentuk lengkap. Waktu pasti komentar ini dilontarkan juga belum jelas, meski konteksnya merujuk ke masa awal Hojlund di Napoli. Detail teknis soal negosiasi dengan Milan, seperti kapan tepatnya penawaran itu mentah, juga belum terkonfirmasi dari sumber lain.
Yang pasti, dari sisi Hojlund sendiri, narasinya jelas: dua penolakan sebelum satu penerimaan. Dan penerimaan itu datang dari Napoli.
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340287/original/088290600_1788499767-Matheus_Lagoa.jpg)

Comments
Loading comments…