
Photo: suara.com
The Jakmania pulang ke GBK setelah 7 tahun
Tujuh tahun adalah waktu yang lama untuk tidak bisa menonton tim sendiri di stadion sendiri, dan Sabtu itu The Jakmania akhirnya membayar lunas penantian itu: ribuan suporter Persija Jakarta memenuhi Gelora Bung Karno untuk laga melawan Persib Bandung, menandai kembalinya mereka ke rumah spiritual yang selama ini hanya bisa dilihat dari luar.
Menurut laporan detikSport, kehadiran The Jakmania di GBK pada 12 September 2026 ini adalah yang pertama sejak absen selama tujuh tahun. Sumber tidak merinci alasan pasti absennya suporter Persija dari stadion tersebut selama ini, apakah karena larangan keamanan, penutupan akses, atau kombinasi keduanya. Yang jelas, laga kali ini jadi momen langka: derby Jakarta-Bandung yang biasanya identik dengan tensi tinggi, kali ini dibingkai oleh euforia sebuah reuni.
Rumah yang lama tak tersentuh
GBK bukan sekadar stadion bagi Persija. Ini tempat lahirnya identitas oranye yang melekat pada klub dan suporternya selama puluhan tahun, dan absen tujuh tahun berarti ada generasi Jakmania yang mungkin baru pertama kali merasakan langsung atmosfer mendukung Persija di kandang sejatinya. Foto-foto yang dirilis detikSport menunjukkan tribun yang dipadati ribuan suporter, sesuatu yang selama ini hanya bisa dibayangkan lewat cerita generasi sebelumnya.
Derby dengan bobot ekstra
Persib Bandung sebagai lawan membuat momen ini terasa lebih berat. Derby Persija-Persib selalu punya catatan panjang soal rivalitas dan sensitivitas keamanan, dan itu kemungkinan besar jadi salah satu alasan mengapa GBK lama tertutup bagi kehadiran suporter tandang maupun kandang dalam kapasitas penuh. Laporan yang ada belum menyebutkan hasil pertandingan atau jumlah pasti penonton, jadi angka resminya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Sinyal normalisasi, bukan kepastian
Satu laga bukan otomatis berarti pintu GBK sudah terbuka permanen untuk The Jakmania. Tapi kembalinya mereka ke tribun setelah tujuh tahun jelas jadi sinyal bahwa hubungan antara suporter, otoritas keamanan, dan pengelola stadion sedang bergerak ke arah yang lebih longgar. Bagi Jakmania sendiri, momen ini kemungkinan akan diingat bukan karena skor di papan, melainkan karena akhirnya bisa berdiri lagi di tempat yang selama ini cuma jadi cerita.
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324994/original/061291700_1786783322-STY_5.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-pilar-asing-Bali-United-Joao-Ferrari.jpg)
Comments
Loading comments…