Photo: beinsports.com
LaLiga minta maaf ke China gara-gara Mbappé
Sebuah komentar Kylian Mbappé yang menyindir Mao Zedong berubah jadi masalah diplomatik kecil untuk sepak bola Spanyol: menurut detikSport, boikot pun muncul di China, dan presiden LaLiga sampai harus turun tangan minta maaf secara langsung ke publik China.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Apa yang terjadi
Menurut laporan detikSport pada 27 Oktober 2026, Kylian Mbappé membuat pernyataan yang mengejek Mao Zedong, tokoh pendiri Republik Rakyat China. Detail penuh konteks ucapan itu, kapan dan di mana disampaikan, tidak dijabarkan dalam laporan tersebut. Yang jelas, reaksinya datang cepat: boikot terhadap LaLiga muncul di China, dan presiden liga sendiri yang maju memberikan permintaan maaf resmi kepada China.
Kenapa ini jadi besar
Biasanya kontroversi seorang pemain berhenti di level klub atau federasi. Kali ini naik satu tingkat: bukan Real Madrid, bukan federasi Prancis, tapi LaLiga sebagai operator liga yang akhirnya buka suara ke publik China. Itu menunjukkan seberapa besar taruhan komersial liga Spanyol di pasar China, cukup besar sampai komentar satu pemain bisa memaksa institusi ikut turun tangan.
Reaksi publik China
Laporan menyebut adanya boikot di China menyusul ucapan Mbappé, meski skala dan bentuk persisnya tidak dirinci dalam sumber. Sensitivitas publik China terhadap sosok Mao Zedong memang bukan hal baru bagi merek-merek global, dan sepak bola Eropa kini merasakannya langsung lewat salah satu pemain termahalnya.
Apakah ada yang lebih dalam di balik ini?
Brief ini tidak menyebut apakah Mbappé sendiri sudah meminta maaf secara terpisah dari langkah LaLiga. Yang tercatat baru permintaan maaf dari pihak liga. Sampai ada pernyataan langsung dari Mbappé atau Real Madrid, cerita ini baru satu sisi: institusi membersihkan dampak, bukan pemain yang membuat komentarnya.
Pendapat kami
Langkah LaLiga minta maaf duluan, sebelum pemainnya sendiri bersuara, menyingkap sesuatu yang jarang terlihat gamblang: di pasar sebesar China, sepak bola Eropa kadang lebih sibuk menjaga hubungan dagang ketimbang menunggu pemainnya klarifikasi sendiri.
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…