Flagside.football
Duet paling jago mancing penalti di Eropa — Photo: Fotografías Archimadrid.es via Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Photo: Fotografías Archimadrid.es via Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Duet Maut Mbappé dan Vinícius di Kotak Penalti Eropa

Ada satu kesamaan antara Kylian Mbappé di Real Madrid dan Vinícius Júnior di sisi lain lini serang Los Blancos: keduanya sama-sama jago memaksa bek lawan melanggar di kotak penalti, lalu wasit menunjuk titik putih. Menurut laporan detikSport, Mbappé dan Vinícius kini jadi duet paling produktif dalam urusan memenangkan penalti di sepak bola Eropa musim ini, sebuah statistik yang kedengarannya receh tapi sebenarnya mengungkap banyak soal cara mereka menyerang.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Menang penalti bukan soal keberuntungan semata. Butuh kecepatan untuk lolos dari bek terakhir, keberanian untuk tetap menggiring bola ke area padat pemain, dan insting untuk tahu kapan kontak dengan bek berubah dari sekadar duel jadi pelanggaran yang layak ditiup wasit.

Mbappé: kecepatan yang memaksa bek membuat kesalahan

Musim 2025/26 jadi salah satu musim paling produktif dalam karier Mbappé bersama Real Madrid. Kecepatan lari lurusnya ke kotak penalti membuat bek sering kali tak punya pilihan selain menjegal atau menariknya, dan itulah yang membuatnya rutin ada di titik putih.

Pola ini sebenarnya bukan hal baru. Sejak masih berseragam Paris Saint-Germain, Mbappé sudah dikenal sebagai penyerang yang selalu jadi ancaman langsung ke jantung pertahanan lawan, baik untuk dirinya sendiri maupun rekan setimnya.

Vinícius: dribel yang berujung pelanggaran

Di sisi lain lapangan, Vinícius Júnior punya gaya berbeda tapi hasil yang sama efektifnya. Ia lebih sering menggiring bola dari sisi sayap, memaksa bek membuat keputusan sulit: menjaga jarak dan membiarkan ia melepaskan tembakan, atau mendekat dan berisiko melanggar di dalam kotak. detikSport mencatat Vinícius sebagai salah satu dari dua nama teratas soal penalti yang dimenangkan musim ini, sejajar dengan rekan setimnya sendiri di Santiago Bernabéu.

Kombinasi keduanya membuat lini serang Real Madrid di bawah asuhan tim pelatih saat ini jadi makin sulit dihentikan. Bek lawan yang sudah lelah mengejar Vinícius di sisi kiri, lalu harus berpindah fokus ke lari Mbappé dari sisi kanan atau tengah, sering kali kehabisan opsi selain melanggar.

Kenapa ini penting

Kemampuan memenangkan penalti sering dianggap statistik pelengkap, padahal ini indikator nyata soal ancaman yang diciptakan seorang penyerang dari open play. Setiap penalti yang dimenangkan berarti ada momen ketika bek lawan memilih melanggar daripada membiarkan peluang mencetak gol terbuka lebar. Untuk dua pemain seproduktif Mbappé dan Vinícius, itu artinya lawan sudah kehabisan cara normal untuk menghentikan mereka.

YOUR CALL

Siapa yang lebih berbahaya di kotak penalti: kecepatan Mbappé atau dribel Vinícius?

Comments

Loading comments…

Share this story

Ada satu kesamaan antara Kylian Mbappé di Real Madrid dan Vinícius Júnior di sisi lain lini serang Los Blancos: keduanya sama-sama jago memaksa bek lawan melanggar di kotak penalti, lalu wasit menunjuk titik putih.

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.