Photo: yle.fi
Lelucon Mbappé Picu Krisis dengan China
Satu lelucon dari Kylian Mbappé soal Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China, berubah jadi masalah diplomatik dan komersial dalam hitungan jam. Menurut detikSport, insiden yang terjadi pada 27-28 Oktober 2026 itu membuat dua brand asal China memutus kontrak sponsor dengan striker Real Madrid tersebut, sementara Real Madrid dan LaLiga sama-sama mengeluarkan permintaan maaf resmi ke China.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Lelucon yang jadi bola salju
Detail persis isi lelucon Kylian Mbappé belum dijabarkan secara lengkap dalam laporan detikSport, tapi yang jelas candaan itu menyinggung sosok Mao Zedong, tokoh yang di China tidak bisa diperlakukan sembarangan bahkan dalam konteks humor. Reaksi datang cepat: dua brand China yang sebelumnya mensponsori Mbappé langsung mengakhiri kerja sama mereka, menurut laporan yang sama. Nama kedua brand itu sendiri tidak disebutkan dalam pemberitaan.
Real Madrid dan LaLiga ikut turun tangan
Buntut dari lelucon itu tidak berhenti di level personal Mbappé. Real Madrid, klub tempat Mbappé bermain sejak musim lalu dan kini duduk di posisi ketiga klasemen LaLiga dengan 21 poin dari sembilan laga di bawah asuhan Xabi Alonso, memilih mengambil langkah institusional dengan meminta maaf langsung ke China. LaLiga, sebagai kompetisi yang punya kepentingan besar di pasar China, melakukan hal serupa.
Dua permintaan maaf dari dua entitas berbeda dalam waktu berdekatan menunjukkan seberapa seriusnya China sebagai pasar diperlakukan oleh sepak bola Eropa. China bukan sekadar pasar komersial bagi LaLiga dan klub-klub besar Spanyol, melainkan juga pasar sponsor yang nilainya terlalu besar untuk diabaikan begitu saja.
China tidak terlalu terkesan
Masalahnya, permintaan maaf itu tidak langsung meredakan situasi. DetikSport melaporkan bahwa respons China terhadap permintaan maaf dari Mbappé, Real Madrid, maupun LaLiga terbilang dingin. Laporan tersebut tidak merinci apakah respons itu datang dalam bentuk pernyataan resmi pemerintah atau sinyal dari jalur komersial dan diplomatik lain, tapi nada yang ditangkap jelas bukan nada memaafkan dan melupakan.
Risiko yang makin nyata buat pemain top
Kasus ini jadi pengingat bahwa status bintang sekelas Mbappé tidak membuatnya kebal dari konsekuensi ucapan di luar lapangan. Satu lelucon yang mungkin dianggap enteng di ruang ganti bisa berubah jadi krisis yang melibatkan klub, liga, dan bahkan hubungan dengan sebuah negara. Di era di mana China adalah salah satu pasar paling bernilai bagi sepak bola Eropa, batas antara humor dan sejarah sensitif ternyata sangat tipis, dan Mbappé baru saja menemukan letaknya dengan cara yang mahal.
Sumber1 sumber
detikSport
- [1] https://sport.detik.com/sepakbola/liga-spanyol/d-8728632/gegara-mbappe-real-madrid-minta-maaf-ke-china
- [2] https://sport.detik.com/sepakbola/gila-bola/d-8726194/jadikan-mao-zedong-candaan-kylian-mbappe-diputus-kontrak-2-brand-china
- [3] https://sport.detik.com/sepakbola/liga-spanyol/d-8728738/respons-dingin-china-soal-permintaan-maaf-mbappe-laliga-dan-real-madrid
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…