Flagside.football
Kenapa China masih setop siaran LaLiga — photo: goal.com

Photo: goal.com

Kenapa China masih setop siaran LaLiga

Akhir pekan lalu, pertandingan-pertandingan LaLiga sama sekali tidak tayang di televisi China. Bukan soal hak siar yang putus atau masalah teknis, melainkan buntut panjang dari kontroversi meme diktator yang menyeret nama Kylian Mbappe, dan sampai sekarang boikot itu belum juga dicabut.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Menurut laporan detikSport, otoritas penyiaran di China memilih untuk terus menyetop tayangan LaLiga menyusul kasus yang disebut sebagai meme diktator Kylian Mbappe, sebuah insiden yang dianggap menyinggung secara diplomatik. Dampaknya sudah jelas: liga top Spanyol kehilangan akses ke salah satu pasar broadcast terbesar di dunia selama lebih dari satu pekan penuh.

Mbappe sendiri berada di pusat badai yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan performanya di lapangan bersama Real Madrid. Pemain asal Prancis itu justru jadi simbol dalam sebuah sensitivitas politik yang bergerak jauh di luar kontrol klub maupun liganya.

Kenapa boikot ini bertahan lama

Yang membuat situasi ini berbeda dari kontroversi olahraga biasa adalah sifatnya yang diplomatik, bukan sekadar urusan opini publik. Ketika sebuah insiden menyentuh simbol kenegaraan, keputusan untuk mencabut boikot biasanya tidak ada di tangan stasiun televisi atau operator streaming, melainkan menunggu sinyal dari level yang jauh lebih tinggi. Itu sebabnya tidak ada pernyataan resmi dari pihak China maupun LaLiga yang secara eksplisit menyebut kapan siaran akan kembali normal.

Bagi LaLiga, ini jelas bukan kabar baik. China adalah salah satu pasar penonton sepak bola terbesar di Asia, dan hilangnya akses siaran selama akhir pekan berarti hilangnya eksposur komersial, iklan, dan basis penggemar yang selama ini jadi bagian penting dari strategi ekspansi liga ke luar Eropa.

Dampak buat LaLiga di Asia

LaLiga sudah lama berinvestasi serius di pasar Asia, termasuk China, lewat berbagai kemitraan media dan program akademi. Boikot yang berkepanjangan ini berisiko memutus momentum itu, terutama di saat kompetisi lain seperti Premier League dan Bundesliga juga memperebutkan perhatian penonton di kawasan yang sama.

Sampai ada pernyataan resmi lebih lanjut dari otoritas China atau dari pihak LaLiga sendiri, status boikot ini kemungkinan besar masih akan berlanjut ke pekan-pekan berikutnya. Untuk sekarang, penggemar LaLiga di China harus mencari cara lain untuk menonton Mbappe dan kawan-kawan beraksi di Bernabeu.

Comments

Loading comments…

Share this story

Akhir pekan lalu, pertandingan-pertandingan LaLiga sama sekali tidak tayang di televisi China. Bukan soal hak siar yang putus atau masalah teknis, melainkan buntut panjang dari kontroversi meme diktator yang menyeret…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.