Flagside.football
Ronaldo tutup buku bersama Portugal — photo: bola.com

Photo: bola.com

Ronaldo tutup buku bersama Portugal

Era panjang Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal akhirnya benar-benar berakhir, dan kali ini bukan rumor atau spekulasi musim panas. Pelatih Jorge Jesus mengonfirmasi bahwa Ronaldo telah pensiun dari sepak bola internasional, dan mengaku sempat mencoba membujuknya untuk tetap bertahan sebelum akhirnya mengalah pada keputusan sang legenda.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Jorge Jesus tidak menutupi bahwa dirinya sempat berusaha menahan Cristiano Ronaldo agar tidak buru-buru menggantung sepatu internasionalnya. Menurut keterangan yang dikutip detikSport, pelatih berusia 71 tahun itu mengaku pernah secara langsung meminta Ronaldo menunda keputusan pensiun. Permintaan itu akhirnya kandas, dan Jesus memilih menghormati pilihan pemain yang selama ini menjadi simbol Timnas Portugal.

Tidak ada rincian pasti kapan tepatnya keputusan ini diumumkan secara resmi, dan federasi maupun Ronaldo sendiri belum memberikan konfirmasi terpisah. Tapi arah ceritanya jelas dari keterangan Jesus: Ronaldo menutup babak internasionalnya, dan sang pelatih menjadi orang yang harus menerima kenyataan itu di ruang ganti timnas.

Perpisahan yang sudah lama ditunda

Ronaldo bukan tipe pemain yang biasa mundur dari sorotan tanpa perlawanan. Sepanjang kariernya ia dikenal keras kepala soal kebugaran, soal rekor, soal terus bermain di level tertinggi jauh melampaui usia yang biasanya memaksa pemain lain gantung sepatu lebih dulu. Maka ketika seorang pelatih sekelas Jesus mengaku sempat memintanya bertahan, itu menunjukkan betapa besar bobot kehilangan seorang Ronaldo bagi skuad Seleção, bukan cuma di atas kertas statistik.

Jesus sendiri menghormati keputusan itu begitu kata final diucapkan. Tidak ada drama publik, tidak ada tarik-menarik berkepanjangan di media, hanya pengakuan jujur bahwa ia pernah mencoba dan gagal membuat Ronaldo berubah pikiran.

Lubang yang ditinggalkan

Bagi Portugal, kehilangan ini terasa di dua sisi sekaligus: gol dan kepemimpinan. Ronaldo selama bertahun-tahun menjadi poros emosional sekaligus teknis timnas, sosok yang dicari bola di momen krusial dan dipercaya memikul ban kapten di turnamen demi turnamen. Jesus kini harus menyusun ulang cara tim ini menyerang dan mencari gol tanpa titik rujukan yang selama ini selalu ada di lini depan.

Pergeseran generasi di Seleção kini jadi tak terhindarkan. Nama-nama muda yang selama ini bermain di bawah bayang-bayang Ronaldo harus mulai memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar, dan Jesus sebagai pelatih dihadapkan pada tugas menyusun identitas baru tim tanpa pemain yang selama dua dekade terakhir mendefinisikan ekspektasi publik Portugal terhadap timnasnya sendiri.

YOUR CALL

Bisakah Portugal menemukan pengganti Ronaldo di lini depan?

Comments

Loading comments…

Share this story

Era panjang Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal akhirnya benar-benar berakhir, dan kali ini bukan rumor atau spekulasi musim panas. Pelatih Jorge Jesus mengonfirmasi bahwa Ronaldo telah pensiun dari sepak bola…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.