Flagside.football
El Clasico akhirnya pulang ke SUGBK — photo: bolasport.com

Photo: bolasport.com

El Clasico akhirnya pulang ke SUGBK

Gelora Bung Karun kembali jadi panggung El Clasico Indonesia: Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di kandang sendiri, dan segala sesuatu di sekitar laga ini terasa dijaga ketat, mulai dari larangan Bobotoh masuk stadion sampai keharusan Jakmania mengenakan jersey resmi hanya untuk bisa lewat pintu gerbang.

By Arif Pratama· Redaktur sepak bola·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Kembalinya laga besar ke rumah sendiri

Sudah lama Persija tak menjamu Persib di SUGBK, dan menurut catatan detikSport soal lima pertemuan terakhir kedua tim di stadion ini, hasilnya lebih sering berakhir imbang ketimbang kemenangan. Bola.com mencatat fakta yang lebih menyakitkan buat Macan Kemayoran: sejak 2023, Persija belum pernah menang atas Persib di manapun laga itu digelar. Jadi ini bukan sekadar laga pulang kandang biasa, ini laga yang membawa beban catatan buruk yang harus diputus.

Shin Tae-yong, 670 hari kemudian

Angka itu spesifik dan detikSport menuliskannya jelas: 670 hari sejak terakhir kali Shin Tae-yong berdiri di pinggir lapangan SUGBK. Bagi pelatih asal Korea Selatan yang sempat menangani Timnas Indonesia itu, kembali ke bangku cadangan stadion ini punya bobot tersendiri, di luar tiga poin yang diperebutkan malam itu. Publik Jakarta tentu berharap kembalinya sang pelatih dibarengi hasil yang berbeda dari rentetan hasil imbang dan kekalahan selama ini.

Keamanan ketat, panggung yang dijaga

Bobotoh dilarang datang ke GBK, itu keputusan yang dikonfirmasi detikSport lewat judul yang tak butuh penjelasan panjang. Di sisi lain, Jakmania sendiri tak bisa asal masuk: tanpa jersey resmi, pintu stadion tertutup. Kombinasi larangan suporter tandang dan verifikasi ketat suporter tuan rumah ini menggambarkan betapa laga ini dianggap rawan, sekaligus betapa berharganya laga ini sampai perlu dijaga seketat itu.

Menariknya, pembatasan itu tak menyurutkan antusiasme. detikSport melaporkan suporter, termasuk anak-anak, sudah memadati kawasan GBK jauh sebelum kick-off. Jakmania bahkan membentangkan tifo raksasa bertuliskan 'Never Bow Down', sebuah pernyataan sikap yang cocok untuk laga yang selama ini lebih banyak menyisakan kekecewaan bagi tuan rumah.

Yang dikatakan dari dalam skuad

Kiper Persija, Teja Pakualam, menyebut laga ini "bakal sangat menyenangkan" menurut detikSport, sebuah kalimat sederhana yang menyimpan tekanan dari status pertandingan ini sebagai salah satu yang paling dipantau di Liga 1. Sementara itu Bola.net melaporkan Beckham Putra menyimpan keinginan untuk bisa berselebrasi di SUGBK, meski detail perannya di laga ini sendiri tak dijabarkan lebih jauh oleh sumber tersebut.

Sempat ada keraguan soal izin keamanan, dengan Bola.net sebelumnya melaporkan Persija belum mengantongi izin kepolisian untuk menggelar laga ini di GBK. Namun laporan detikSport belakangan memastikan laga ini 'fix' digelar di SUGBK, tanda bahwa proses perizinan itu akhirnya rampung.

Comments

Loading comments…

Share this story

Gelora Bung Karun kembali jadi panggung El Clasico Indonesia: Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di kandang sendiri, dan segala sesuatu di sekitar laga ini terasa dijaga ketat, mulai dari larangan Bobotoh masuk…

Sumber3 sumber

Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.