Flagside.football
Madrid Tuntut Tebas Mundur Usai Komentar Nazi — Photo: LauraHale via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Photo: LauraHale via Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Madrid Tuntut Tebas Mundur Usai Komentar Nazi

Perseteruan panjang antara LaLiga dan Real Madrid baru saja naik ke level yang benar-benar baru: presiden liga Javier Tebas dilaporkan menyamakan saluran televisi klub, Real Madrid TV, dengan propaganda Nazi Jerman, dan Madrid tidak butuh waktu lama untuk membalas dengan tuntutan mundur.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Menurut detikSport, perbandingan itu muncul di tengah konflik yang sudah lama membara antara LaLiga dan klub paling berpengaruh di liganya sendiri. Real Madrid tidak tinggal diam: klub langsung mengeluarkan pernyataan keras yang menuntut Tebas mundur dari jabatannya sebagai presiden LaLiga.

Rincian penuh dari ucapan Tebas, termasuk konteks lengkap saat kalimat itu dilontarkan, belum dipaparkan secara detail dalam laporan yang beredar. Namun inti persoalannya sudah cukup jelas: ini soal bagaimana LaLiga memperlakukan Real Madrid TV, yang selama ini menjadi salah satu titik gesekan utama antara liga dan klub.

Perang yang sudah lama mendidih

Tebas dan Real Madrid bukan baru kemarin berselisih. Presiden LaLiga itu dikenal sebagai sosok yang tidak segan bersuara keras soal isu-isu di seputar klub-klub besar Spanya, dan Madrid kerap jadi sasaran kritiknya. Tapi menyeret kata "propaganda Nazi" ke dalam argumen soal saluran televisi klub adalah level retorika yang jarang terlihat bahkan dari standar Tebas sendiri.

Bagi Real Madrid, ini bukan sekadar soal kata-kata yang menyinggung. Tuntutan mundur yang mereka layangkan menyiratkan pesan yang lebih besar: bahwa kepemimpinan Tebas di LaLiga sudah tidak lagi dianggap bisa bersikap netral terhadap klub terbesar di liganya.

Kenapa ini penting sekarang

Ketegangan institusional semacam ini jarang berhenti di level pernyataan pers. Ketika presiden liga dan klub paling berpengaruh di liganya saling serang secara terbuka seperti ini, dampaknya biasa merembet ke urusan jadwal pertandingan, hak siar, hingga kebijakan kompetisi ke depan.

Di atas lapangan, Real Madrid sendiri sedang dalam periode yang relatif stabil di bawah Xabi Alonso: klub duduk di posisi empat klasemen LaLiga dengan 18 poin dari delapan laga, catatan enam kemenangan dan dua kekalahan, serta selisih gol plus 11. Tapi drama di luar lapangan ini menunjukkan bahwa hubungan Madrid dengan badan pengelola liga mereka sendiri sedang berada di titik paling renggang dalam beberapa waktu terakhir.

Sampai ada klarifikasi resmi dari Tebas sendiri soal konteks penuh ucapannya, perseteruan ini kemungkinan besar akan terus menjadi sorotan di Spanyol, jauh melampaui urusan teknis soal siaran televisi klub.

YOUR CALL

Akankah Tebas akhirnya mundur dari posisinya di LaLiga?

Comments

Loading comments…

Share this story

Perseteruan panjang antara LaLiga dan Real Madrid baru saja naik ke level yang benar-benar baru: presiden liga Javier Tebas dilaporkan menyamakan saluran televisi klub, Real Madrid TV, dengan propaganda Nazi Jerman, dan…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.