Flagside.football
STY geram lagi soal ulah suporter — photo: jawapos.com

Photo: jawapos.com

STY geram lagi soal ulah suporter

Shin Tae-yong tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan kekesalannya. Usai laga tandang Persija Jakarta ke markas Persita Tangerang pada 18 Oktober 2026, pelatih asal Korea Selatan itu langsung menyoroti kericuhan suporter yang mewarnai pertandingan, bukan soal taktik atau hasil di lapangan.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·1 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Menurut laporan detikSport, Shin Tae-yong secara terbuka mengkritik insiden kericuhan yang terjadi di stadion Persita Tangerang saat timnya bermain sebagai tim tamu. Ia menyebut budaya negatif semacam ini terus saja muncul dalam sepak bola Indonesia, meski sudah berulang kali jadi sorotan musim demi musim.

Detail soal pemicu kericuhan dan skala kejadian belum dijabarkan secara rinci dalam laporan tersebut. Yang jelas, pelatih yang dikenal disiplin ini tidak menyembunyikan rasa frustrasinya di depan media.

Masalah lama yang belum juga selesai

Kericuhan suporter bukan barang baru di Liga 1. Setiap kali insiden semacam ini terjadi, pembahasannya selalu sama: soal keamanan pertandingan, reputasi kompetisi, dan tekanan terhadap klub tuan rumah maupun tamu. Komentar Shin Tae-yong kali ini menambah daftar panjang keluhan dari kalangan pelatih soal kondisi yang belum juga membaik.

Belum ada informasi resmi soal respons otoritas kompetisi atau kemungkinan sanksi terkait kejadian di laga Persita kontra Persija. Yang bisa dipastikan, sorotan dari pelatih sekelas Shin Tae-yong, yang membawa reputasi internasional ke Liga 1, sulit diabaikan begitu saja oleh pengelola kompetisi.

Kenapa suara STY penting

Shin Tae-yong bukan sosok sembarangan di sepak bola Indonesia. Namanya besar berkat rekam jejaknya menangani Timnas Indonesia sebelum kini menukangi Persija Jakarta. Ketika pelatih dengan profil setinggi itu bicara soal kericuhan suporter, itu jadi pengingat bahwa masalah ini bukan sekadar catatan pinggir laporan pertandingan, melainkan isu yang terus menempel di wajah kompetisi.

Persija sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terpisah soal insiden ini selain komentar Shin Tae-yong. Bagaimana otoritas Liga 1 menindaklanjuti kejadian di stadion Persita akan jadi ukuran sejauh mana keluhan semacam ini benar-benar didengar.

YOUR CALL

Akankah otoritas Liga 1 akhirnya ambil tindakan tegas soal kericuhan suporter?

Comments

Loading comments…

Share this story

Shin Tae-yong tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan kekesalannya. Usai laga tandang Persija Jakarta ke markas Persita Tangerang pada 18 Oktober 2026, pelatih asal Korea Selatan itu langsung menyoroti kericuhan…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.