Flagside.football
Modrić kembali ke Liga Europa, 15 tahun kemudian — Photo: FromMorningToMidnight via Wikimedia Commons (CC0)

Photo: FromMorningToMidnight via Wikimedia Commons (CC0)

Modrić kembali ke Liga Europa, 15 tahun kemudian

Ada sesuatu yang terasa aneh sekaligus manis ketika nama Luka Modrić muncul lagi di lembar susunan pemain Liga Europa. Terakhir kali dia bermain di kompetisi ini, media sosial belum sepenuhnya menjadi ruang redaksi sepak bola, dan dia masih memakai seragam Tottenham Hotspur. Lima belas tahun kemudian, menurut detikSport, gelandang asal Kroasia itu kembali ke panggung yang sama, kini dengan kostum AC Milan.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Dari San Siro ke White Hart Lane, lalu kembali

Modrić terakhir berurusan dengan Liga Europa semasa membela Tottenham, jauh sebelum dia pindah ke Real Madrid dan menjadi salah satu gelandang terbaik dalam sejarah kompetisi Eropa. Setelah lebih dari satu dekade menghabiskan musim demi musim di level tertinggi Liga Champions bersama Real Madrid, menurut detikSport dia kini turun satu tangga ke Liga Europa, kompetisi yang dulu pernah dia tinggalkan sebagai pesepak bola muda yang baru merintis karier di Inggris.

Sumber tidak merinci kapan tepatnya kepindahannya ke Milan terjadi atau bagaimana proses keberangkatannya dari Real Madrid berlangsung, dan belum jelas pula apakah ini kesepakatan permanen atau pinjaman. detikSport melaporkan peraih Ballon d'Or itu kini membela Rossoneri dan ambil bagian dalam kampanye Eropa mereka musim ini, meski laporan ini masih berdiri sendiri dan belum dikonfirmasi kanal lain.

Kenapa kehadirannya penting buat Milan

Untuk klub sekaliber AC Milan, kehadiran pemain dengan rekam jejak seperti Modrić bukan sekadar soal nama besar di atas kertas. Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, Milan saat ini duduk di peringkat enam klasemen Serie A dengan 12 poin dari 6 laga (3 menang, 3 imbang, tanpa kekalahan), catatan yang menunjukkan tim ini belum kalah tapi juga belum benar-benar melesat.

Detail soal komposisi skuad Milan, mulai dari usia rata-rata pemain, jumlah pemain internasional, hingga nilai pasar dan aktivitas belanja di bursa transfer, tidak tersedia dalam laporan detikSport dan belum bisa dipastikan lewat sumber lain. Yang jelas, kehadiran Modrić menambah kedalaman pengalaman di lini tengah Rossoneri menjelang fase gugur Liga Europa.

Legasi yang masih berjalan

Bagi Modrić sendiri, kembali ke Liga Europa bukan soal turun kelas, melainkan babak baru dalam karier yang sudah mengoleksi hampir semua gelar individu dan kolektif di level klub maupun timnas Kroasia. Di usia yang sudah jauh melewati masa prima kebanyakan gelandang, dia tetap jadi sosok yang dicari klub-klub besar Eropa, kali ini oleh Milan yang berharap pengalamannya bisa jadi penentu di laga-laga krusial fase gugur.

San Siro, atau Giuseppe Meazza dengan kapasitas 75.923 kursi, kini jadi panggung baru bagi salah satu gelandang terbaik generasinya, jika laporan detikSport soal kepindahannya ke Milan benar adanya.

Comments

Loading comments…

Share this story

Ada sesuatu yang terasa aneh sekaligus manis ketika nama Luka Modrić muncul lagi di lembar susunan pemain Liga Europa. Terakhir kali dia bermain di kompetisi ini, media sosial belum sepenuhnya menjadi ruang redaksi sepak…

Sumber1 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.