Photo: uk.sports.yahoo.com
Ter Stegen kembali jadi nomor satu Jerman
Ada masa ketika status Marc-André ter Stegen sebagai kiper nomor satu Jerman terasa jauh dari pasti, tapi menurut laporan detikSport, kiper berusia 34 tahun itu kini kembali memegang sarung tangan tim nasional setelah melewati proses cedera yang menggerus kepercayaan dirinya.
Nama ter Stegen identik dengan gawang Barcelona selama lebih dari satu dekade, dan sepanjang musim-musim yang tercatat dalam data kami, ia tampil 48 kali di 2021/22 dan 2022/23, sebelum jam terbangnya menyusut drastis menjadi 9 penampilan di 2024/25. Penurunan tajam itu selaras dengan cerita yang dibawa detikSport: sebuah periode absen akibat cedera yang membuat posisinya, baik di klub maupun di timnas, ikut terguncang.
DetikSport melaporkan bahwa selama masa pemulihan itu, ter Stegen sempat kehilangan kepercayaan diri, sesuatu yang jarang diakui terbuka oleh kiper top Eropa. Bagi pemain seusia dia, comeback bukan cuma soal fisik yang siap tampil lagi, tapi soal membangun ulang rasa percaya bahwa tubuh dan reflek masih bisa diandalkan di level tertinggi.
Diklaim kembali jadi pilihan utama Jerman
Menurut laporan detikSport, ter Stegen kini diklaim kembali dipercaya sebagai kiper nomor satu Jerman, mengakhiri periode ketidakpastian di hierarki penjaga gawang timnas. Dengan 44 caps bersama Jerman, ter Stegen bukan orang baru di bawah sorotan internasional, tapi klaim kembalinya ia ke posisi utama tetap jadi kabar besar mengingat betapa kompetitifnya persaingan kiper di skuad Jerman belakangan ini.
Bagi pelatih Jerman, punya kiper senior yang stabil secara mental maupun teknis adalah aset menjelang laga-laga besar mendatang. Ter Stegen dikenal dengan distribusi bola yang tenang dari bawah dan naluri membaca situasi satu lawan satu, kualitas yang sulit digantikan hanya dengan rotasi kiper muda.
Situasi di level klub
Di Barcelona, catatan kami menunjukkan nilai pasar ter Stegen berada di angka EUR 3 juta per 5 Juni 2026, jauh dari masa jayanya, sebuah angka yang mencerminkan usia dan periode absen panjang lebih dari performa sesungguhnya di lapangan. Namun kembalinya kepercayaan diri di level internasional sering jadi sinyal awal bahwa seorang kiper mulai menemukan kembali ritme di level klub juga.
DetikSport tidak merinci jendela kompetisi spesifik yang memicu keputusan ini, tapi arah ceritanya jelas: ter Stegen sedang dalam fase kebangkitan, bukan sekadar bertahan di skuad.
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…