
Photo: detikSport
Fabián Ruiz, jimat Spanyol yang tak pernah kalah
Ada pemain yang bikin heboh linimasa setiap kali turun, dan ada yang justru mengubah nasib tim lewat hal yang jarang disorot: konsistensi. Fabián Ruiz masuk kategori kedua, dan menurut detikSport, gelandang Paris Saint-Germain itu kini sudah mencatatkan 52 laga tanpa kekalahan bersama Timnas Spanyol, sebuah rentetan yang membuatnya layak disebut jimat La Roja.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Angka yang bikin orang menengok dua kali
52 laga tanpa kalah bukan angka kecil untuk tim nasional mana pun, apalagi tim sebesar Spanyol yang rutin bermain di turnamen besar dan laga kualifikasi berat. detikSport menyebut Fabián Ruiz sebagai 'jimat' La Roja lewat laporan terbarunya, dan rentetan ini mencakup periode panjang di mana Spanyol praktis tidak pernah kehilangan dirinya dari susunan pemain saat hasil buruk datang.
Sumber tidak merinci apakah 52 laga itu murni laga kompetitif atau juga mencakup laga persahabatan, dan tidak ada rincian tanggal mulainya rentetan ini. Tapi intinya jelas: selama Fabián Ruiz ada di lapangan, Spanyol tidak kalah.
Gelandang yang jarang jadi berita, tapi selalu ada
Di klub, Fabián Ruiz bukan tipe yang bikin trending tiap pekan. Di PSG pada musim 2025/26, ia tercatat tampil 28 kali dengan 2 gol dan 5 assist menurut data kami, angka yang solid untuk gelandang tengah yang tugas utamanya menjaga ritme permainan, bukan mencetak gol.
Musim sebelumnya, 2024/25, justru jadi musim terbaiknya dalam catatan kami: 47 penampilan, 5 gol, 9 assist. Angka itu menunjukkan Fabián Ruiz jadi pilihan reguler di lini tengah PSG, posisi yang biasanya ikut memperkuat kepercayaan diri seorang pemain saat membela timnas.
Dari Betis ke Napoli, lalu Paris
Perjalanan Fabián Ruiz dimulai dari akademi Real Betis, lewat jenjang U19 dan tim B sebelum debut di tim senior, sebelum sempat dipinjamkan ke Elche pada awal 2017. Dari sana kariernya melesat lewat Napoli, musim-musim yang membuat klub-klub besar Eropa mulai antre untuk mendapatkan tanda tangannya.
PSG akhirnya yang membawanya pulang ke Paris, dan sejak itu ia jadi bagian tetap rotasi lini tengah klub. Per data kami tertanggal 6 Juli 2026, ia tercatat masih berstatus pemain PSG dengan nilai pasar sekitar EUR 30 juta per 1 Juni 2026.
Legacy yang sedang dibangun diam-diam
Untuk Timnas Spanyol, data internal kami mencatat Fabián Ruiz sudah mengumpulkan 48 caps dengan 7 gol, meski laporan terbaru detikSport menyebut rentetan tak terkalahkannya sudah mencapai 52 laga, yang berarti catatan ini terus bertambah sejak data kami diperbarui. Usianya kini 30 tahun, umur di mana seorang gelandang biasanya berada di titik paling matang secara taktik.
Selama Luis Enrique masih menurunkannya di lini tengah dan Spanyol terus melewati laga demi laga tanpa kekalahan, nama Fabián Ruiz akan tetap melekat pada rentetan ini, satu laga tak terkalahkan lagi untuk ditambahkan ke angka 52.
Apakah Fabián Ruiz bisa mempertahankan rekor 52 laga tanpa kalah bersama Spanyol?
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.

Comments
Loading comments…