Flagside.football
Illustration: plain scarves hung over a barrier on an empty terrace, drawn in heavy ink over halftone texture.

ILLUSTRATION — FLAGSIDE

Kenapa Statistik Siaran Bola Sering Salah

Grafik statistik yang muncul di pojok layar saat menonton bola terasa seperti fakta mutlak, padahal itu produk dari rantai data yang panjang dan rawan meleset. Ketidakakuratan itu soal bagaimana angka-angka itu sampai ke layar, mulai dari analis di lapangan sampai template grafis di studio.

By Arif Pratama· Redaktur sepak bola·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Statistik siaran bukan buatan stasiun TV

Sky Sports, seperti hampir semua penyiar olahraga besar di dunia, tidak mengumpulkan datanya sendiri. Mereka membeli feed data dari perusahaan penyedia statistik pihak ketiga, semacam Opta atau StatsPerform, yang menempatkan analis di stadion dan menandai setiap kejadian di lapangan secara manual dan semi-otomatis: operan, tekel, tembakan, offside, jarak tempuh pemain. Data itu lalu dikirim real-time ke studio penyiaran, diolah lagi oleh tim grafis stasiun, baru muncul di layar.

Rantai itu panjang, dan setiap titik sambungan punya potensi salah. Analis di lapangan bisa salah menilai apakah sebuah tembakan tepat sasaran atau melenceng tipis. Sistem tracking bisa salah membaca posisi pemain saat kamera terhalang. Tim grafis di studio bisa salah memasukkan angka ke template, terutama saat harus tayang dalam hitungan detik selama pertandingan berjalan.

Kenapa dua penyedia data bisa punya angka berbeda

Salah satu sumber kebingungan terbesar adalah metodologi, bukan human error. xG (expected goals) yang ditampilkan Sky Sports bisa berbeda dari xG yang ditampilkan Opta di situs lain untuk pertandingan yang sama, karena masing-masing penyedia data punya model xG sendiri: variabel yang dipakai untuk menghitung peluang gol dari sebuah tembakan tidak seragam di seluruh industri. Sudut tembakan, jarak, jenis operan sebelum tembakan, tekanan dari bek, semua itu diberi bobot berbeda tergantung siapa yang membuat modelnya.

Hal yang sama berlaku untuk statistik jarak tempuh pemain, yang bergantung pada sistem GPS atau tracking optik yang dipakai klub dan liga, dan angka itu bisa berbeda dari yang dipakai penyiar televisi karena keduanya menggunakan sumber terpisah. Jadi ketika penggemar membandingkan statistik dari layar TV dengan statistik dari situs statistik lain dan menemukan angka yang tidak cocok, dua sistem pengukuran yang berbeda sedang dibandingkan seolah identik.

Tekanan siaran langsung

Bagian lain masalahnya murni soal waktu. Statistik possession, jumlah tembakan, atau kartu yang tampil di layar selama pertandingan berjalan diperbarui hampir seketika, dan sistem yang mengejar kecepatan itu kadang mengorbankan verifikasi. Berbeda dengan statistik pascapertandingan yang sempat diperiksa ulang, angka yang tampil menit ke-63 saat pertandingan masih berjalan adalah hasil olahan cepat yang rawan revisi begitu insiden yang sama ditinjau ulang dari sudut kamera lain.

Grafik komentator juga sering ditulis manual oleh tim produksi berdasarkan catatan sebelum siaran, dan kalau ada perubahan susunan pemain menit-menit terakhir atau statistik historis yang sudah usang, itu bisa lolos tayang tanpa sempat diperbarui.

Jadi siapa yang salah

Jawabannya jarang satu pihak tunggal. Kadang memang murni typo tim grafis. Kadang itu perbedaan model data yang sah-sah saja tapi tidak dijelaskan ke penonton, sehingga terlihat seperti kesalahan padahal sebenarnya perbedaan definisi. Dan kadang itu konsekuensi dari kecepatan siaran langsung yang tidak punya waktu untuk verifikasi berlapis seperti laporan statistik resmi yang dirilis sehari setelah pertandingan.

Untuk penonton, cara paling aman memperlakukan statistik di layar adalah sebagai perkiraan cepat, bukan angka final. Kalau sebuah statistik terasa aneh, itu biasanya produk dari sistem yang sedang bekerja di bawah tekanan waktu dan menggunakan definisi yang berbeda dari yang biasa dilihat penonton di tempat lain.

Comments

Loading comments…

Share this story

Grafik statistik yang muncul di pojok layar saat menonton bola terasa seperti fakta mutlak, padahal itu produk dari rantai data yang panjang dan rawan meleset.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.