Photo: Stuart Grout via Wikimedia Commons (CC BY 2.0)
Kompany tetap bangga jadi kapten City
Di tengah kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan yang masih membayangi Manchester City, mantan kapten Vincent Kompany memilih bicara, dan jawabannya sederhana: dia tetap bangga dengan apa yang dia raih di Etihad.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Vincent Kompany tidak banyak muncul di sekitar urusan hukum lama klub yang pernah dia bela selama lebih dari satu dekade. Tapi menurut laporan detikSport, mantan bek tengah sekaligus kapten Manchester City itu akhirnya memberikan tanggapan soal kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan yang masih membayangi klub, dan intinya dia menegaskan rasa bangganya atas pencapaian pribadinya di sana tidak berubah sedikit pun.
Kompany adalah salah satu sosok paling identik dengan era kejayaan City sejak diambil alih kepemilikan baru pada 2008. Sebagai kapten, dia mengangkat sejumlah trofi domestik bersama klub sebelum pensiun dan beralih ke jalur kepelatihan, yang kini membawanya duduk di bangku pelatih Bayern Munich.
Warisan yang tidak mau dia kompromikan
Detail persis soal apa yang dikatakan Kompany mengenai kasus keuangan itu sendiri belum terungkap luas di luar laporan tersebut. Namun sikapnya cukup jelas: dia memisahkan apa yang terjadi di ruang sidang dari apa yang dia dan rekan-rekannya capai di lapangan selama bertahun-tahun mengenakan ban kapten.
Kasus ini sendiri sudah menjadi salah satu topik paling dibicarakan dalam sepak bola Inggris belakangan, dengan Manchester City menghadapi puluhan dakwaan terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League selama beberapa musim. Proses hukumnya masih berjalan, dan belum ada keputusan final yang diumumkan secara terbuka.
Kenapa suara Kompany penting
Yang membuat komentar Kompany menarik bukan soal seberapa detail dia berbicara, tapi posisinya. Dia bukan sekadar mantan pemain biasa, melainkan kapten yang memimpin tim di periode paling dominan klub, dan kini dia berbicara dari luar sebagai sosok yang punya kredibilitas untuk membela warisan itu tanpa harus membela institusinya secara langsung.
Di bawah Pep Guardiola, City saat ini duduk di puncak klasemen Premier League dengan lima kemenangan dari lima laga dan selisih gol plus delapan, sebuah awal musim yang nyaris sempurna. Tapi di luar lapangan, bayang-bayang kasus keuangan itu tetap jadi cerita yang berjalan paralel, dan Kompany baru saja menambahkan satu suara lagi ke dalamnya.
Sumber1 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493213/original/000791100_1770197626-Jeremy.jpg)
Comments
Loading comments…