
Petr Čech: Dari Sarung Tangan Kiper ke Sarung Tangan Kiper Es
Nama Petr Čech identik dengan clean sheet, sarung tangan emas, dan trofi Liga Champions bersama Chelsea. Namun sejak gantung sepatu pada 2019, kehidupannya bergeser jauh dari lapangan hijau menuju arena es dan panggung musik.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Dari Gawang Sepak Bola ke Gawang Es
Setelah mengakhiri karier sepak bolanya pada 2019 bersama Arsenal, Petr Čech tidak menjauh dari peran sebagai penjaga gawang, ia hanya berpindah arena. Kiper asal Ceko yang selama sebelas tahun menjadi tembok tak tertembus Chelsea itu kini dikenal sebagai penjaga gawang hoki es aktif, saat ini membela klub Haringey Huskies di kompetisi NIHL Division 2 South, Inggris.
Perjalanannya di dunia hoki es bukan sekadar iseng belaka. Bersama klub sebelumnya, Guildford Phoenix, Čech ikut membawa timnya meraih gelar juara musim reguler, playoff, dan piala NIHL Division 2 South pada musim 2021–22, sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan Januari 2020 di level tersebut. Sebuah pencapaian kecil dibanding trofi-trofi Premier League dan Liga Champions, tetapi bukti bahwa insting seorang kiper, membaca sudut, menutup ruang tembak, menahan tekanan, ternyata bisa dipindahkan dari lapangan rumput ke lantai es.
Ritme Baru di Belakang Drum
Di luar arena olahraga, Čech juga menemukan panggung lain: musik. Ia adalah seorang drummer yang tekun, memiliki kanal YouTube sendiri berisi video cover lagu-lagu Incubus, Coldplay, hingga Foo Fighters. Kegemaran ini bahkan mempertemukannya dengan Roger Taylor, drummer legendaris Queen, yang kemudian berkolaborasi dengannya merilis single amal berjudul "That's Football" pada Mei 2019, momen simbolis yang berbarengan dengan masa pensiunnya dari sepak bola.
Tak berhenti di situ, pada 2020 Čech bergabung sebagai drummer tetap band folk rock Wills & The Willing, bahkan tampil dalam video musik mereka untuk lagu "Iceberg". Dari seorang kiper yang pernah menahan tendangan striker-striker terbaik Eropa, ia kini berlatih menjaga tempo di balik seperangkat drum.
Warisan yang Tak Pernah Pudar
Meski hidupnya kini jauh dari hiruk-pikuk Stamford Bridge atau Emirates Stadium, jejak kariernya sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang sejarah Premier League tetap abadi. Rekor 202 clean sheet, empat gelar Golden Glove dengan dua klub berbeda, serta status pemain dengan caps terbanyak untuk timnas Ceko (124 caps) menjadikannya figur yang tak lekang oleh waktu.
Namun yang membuat kisah Čech menarik bukan hanya apa yang telah ia capai, melainkan bagaimana ia memilih untuk terus bergerak, dari kiper sepak bola menjadi kiper hoki es, dari kapten timnas menjadi drummer band indie. Sebuah pengingat bahwa pensiun dari lapangan hijau tidak selalu berarti berhenti berkompetisi, atau berhenti mencari ritme baru dalam hidup.
Apakah Čech bisa bertahan lama di hoki es profesional?
Sumber2 sumber
Wikipedia (id), Wikipedia (en)
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…