
ILLUSTRATION — FLAGSIDE
Musim Suram Christian Benteke di Mechelen
Nama Christian Benteke identik dengan gol-gol spektakuler di Aston Villa, tandukan-tandukan mautnya di Crystal Palace, dan kebangkitannya di MLS bersama D.C. United. Namun jauh sebelum semua itu, ada satu musim pinjaman yang nyaris tidak pernah disebut siapa pun ketika mengenang kariernya: masa singkatnya di KV Mechelen.
Pinjaman yang Berbeda dari Kortrijk
Setelah musim pinjaman pertamanya di KV Kortrijk berjalan gemilang, 14 gol di Liga Pro Belgia, termasuk lima gol saat play-off juara yang membawa klub itu ke posisi finis terbaik sepanjang sejarahnya, Standard Liège kembali meminjamkan Benteke pada musim berikutnya. Kali ini tujuannya adalah KV Mechelen, dan kepergiannya bukan murni soal performa di lapangan. Peminjaman itu merupakan bagian dari kesepakatan transfer Aloys Nong, yang pindah dari Mechelen ke Standard Liège. Dengan kata lain, Benteke sempat menjadi semacam mata uang tukar dalam sebuah negosiasi transfer, bukan target rekrutmen murni karena kebutuhan taktik Mechelen.
Musim yang Jauh dari Kata Sukses
Berbeda dengan pengalamannya di Kortrijk, spell Benteke di Mechelen tidak membuahkan hasil yang mengesankan. Dalam catatan yang ada, ia hanya mencetak tujuh gol dari 25 penampilan. Angka itu jauh dari standar yang kelak akan ia tunjukkan di level tertinggi sepak bola Inggris, dan tidak ada catatan gelar, prestasi individu, atau momen ikonik yang menyertai masa itu. Sumber-sumber yang mendokumentasikan kariernya bahkan secara eksplisit menyebut periode ini sebagai yang "kurang sukses" dibandingkan pengalaman pinjamannya sebelumnya.
Batu Loncatan yang Terlupakan
Setelah musim itu berakhir, Benteke kembali ke Genk pada Agustus 2011 dengan biaya transfer yang tidak diumumkan. Di sanalah kariernya benar-benar melesat, ia mencetak 16 gol dan mencatatkan sembilan assist dari 20 kali menjadi starter pada musim 2011–12, penampilan yang akhirnya menarik minat Aston Villa dan membuka jalan menuju Liga Primer Inggris.
Dalam narasi besar tentang perjalanan Benteke, dari Kinshasa yang harus ia tinggalkan bersama keluarganya saat rezim Mobutu, ke akademi-akademi Liège, lalu ke panggung Premier League bersama Villa, Liverpool, dan Crystal Palace, hingga kejayaan barunya di D.C. United dengan gelar MLS Golden Boot 2024, musim di Mechelen nyaris tidak pernah disebut. Ia tidak menghasilkan trofi, tidak melahirkan momen yang dikenang media, dan durasinya pun hanya berlangsung satu musim penuh sebagai bagian dari pinjaman.
Namun justru di situlah nilainya bagi siapa pun yang ingin memahami perjalanan penuh seorang pesepak bola: bukan setiap langkah dalam karier besar berjalan mulus. Sebelum menjadi striker yang mencetak 49 gol dalam 101 pertandingan untuk Aston Villa, atau yang menjebol gawang lawan hanya 8,1 detik setelah kickoff melawan Gibraltar dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Benteke pernah melewati satu musim di mana ia hanya mencetak tujuh gol dan tidak banyak yang layak dikenang selain fakta bahwa ia pernah berada di sana.
Sumber2 sumber
Wikipedia (id), Wikipedia (en), Wikipedia (id)
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ILeague-Cabut-Larangan-Suporter-Away-di-Super-League-20262027-Usai-Evaluasi-Tragedi-Kanjuruhan.jpg)
Comments
Loading comments…