
ILLUSTRATION — FLAGSIDE
Keisuke Honda: Musim Gemilang di Venlo, dan Setelahnya
Sebelum nama Keisuke Honda identik dengan AC Milan, CSKA Moscow, atau timnas Jepang di tiga Piala Dunia, ada satu musim di klub kecil Belanda yang benar-benar mengangkatnya. Musim itu begitu meyakinkan hingga suporter memberinya julukan kekaisaran. Perjalanan setelahnya membawanya ke level tertinggi sepak bola Eropa, lalu pelan-pelan menurun, sebelum akhirnya berbelok ke ruang yang jauh lebih tak terduga: kursi manajer timnas Kamboja.
Musim Ketika Ia Menjadi "Kaisar Keisuke"
Pada Januari 2008, Honda pindah ke VVV-Venlo di Eredivisie. Enam bulan pertamanya langsung diwarnai degradasi, klub itu turun ke Eerste Divisie, divisi kedua Belanda. Namun dari titik rendah itu, Honda tampil luar biasa di musim 2008–09: ia mencetak 16 gol dalam 36 penampilan liga dan menjadi kunci utama VVV-Venlo kembali promosi ke Eredivisie. Performanya begitu dominan sehingga suporter klub menjulukinya "Keizer Keisuke", Kaisar Keisuke, dan ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eerste Divisie musim itu.
Musim itu bukan sekadar statistik bagus di level bawah. Musim itulah yang membuat klub-klub lain memperhatikan seorang gelandang muda Jepang, dan membuka jalan bagi langkah besar berikutnya.
Melesat ke Level Elite
Di penghujung 2009, CSKA Moscow merekrut Honda dengan biaya yang disebut mendekati angka permintaan VVV-Venlo, diperkirakan sekitar €6 juta. Di Moskow, Honda langsung tampil di Liga Champions, mencetak gol penentu melawan Sevilla yang membawa CSKA ke perempat final, sebuah pencapaian yang membuatnya menjadi pemain Jepang pertama yang tampil di babak itu. Ia mengoleksi trofi Piala Rusia, Liga Utama Rusia, dan Piala Super Rusia bersama CSKA.
Dari Moskow, Honda melangkah ke AC Milan pada awal 2014, mengenakan nomor 10 yang legendaris di klub itu. Ia mencetak sejumlah gol penting, termasuk gol tendangan bebas melawan Chievo dan brace melawan Verona, meski musim pertamanya sendiri ia akui "bukan dirinya yang sebenarnya". Bersama Jepang, ia tampil di Piala Dunia 2010, 2014, dan 2018, serta menjadi bagian penting saat Jepang juara Piala Asia AFC 2011, di mana ia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Perlahan Turun, Lalu Pensiun
Setelah masa keemasannya di Milan, karier Honda mulai bergerak ke liga-liga yang kurang sorotan. Ia pindah ke klub Meksiko Pachuca pada 2017, mencatat 13 gol dan 8 assist dalam satu musim, sebelum berlabuh di Melbourne Victory, Australia. Usai Piala Dunia 2018 di Rusia, tempat ia mencetak gol melawan Senegal dan menjadi pencetak gol Asia tersubur dalam sejarah Piala Dunia, Honda mengumumkan pensiun dari timnas Jepang.
Dari Lapangan ke Kursi Manajer
Yang terjadi setelahnya benar-benar tak terduga. Pada Agustus 2018, sembari masih aktif bermain, Honda ditunjuk sebagai general manager timnas Kamboja secara sukarela dan tanpa bayaran. Ia memimpin dari jarak jauh lewat rapat mingguan, dan turun langsung ke pinggir lapangan saat jeda internasional. Hasilnya jauh dari gemilang: Kamboja finis di dasar klasemen kualifikasi Piala Dunia 2022, bahkan pernah kalah 14–0 dan 10–0 dari Iran. Pada Januari 2023, Federasi Sepak Bola Kamboja mengumumkan Piala AFF 2022 menjadi turnamen terakhir Honda, meski di ajang itu timnya justru mencatat hasil terbaik mereka dengan dua kemenangan. Tugas terakhirnya adalah menangani tim U-23 Kamboja di SEA Games 2023, yang gagal lolos dari fase grup.
Di luar lapangan, Honda kini menjadi salah satu pendiri firma investasi X&KSK, yang berhasil mengumpulkan dana 98 juta dolar AS pada Januari 2025 untuk investasi di bidang AI dan teknologi. Ia juga beberapa kali menjadi sorotan publik karena komentar politiknya yang kontroversial.
Sumber2 sumber
Wikipedia (id), Wikipedia (en), Wikipedia (id)
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ILeague-Cabut-Larangan-Suporter-Away-di-Super-League-20262027-Usai-Evaluasi-Tragedi-Kanjuruhan.jpg)
Comments
Loading comments…