Photo: sportsmole.co.uk
Transfer yang gagal: Bonucci ke City
Ada satu bab dalam karier Leonardo Bonucci yang selama ini tak pernah terdengar: momen ketika Pep Guardiola benar-benar menghubunginya untuk membawanya ke Manchester City. Bonucci sendiri yang membocorkannya, sekitar sepuluh tahun setelah kejadian itu, dan ceritanya langsung mengubah cara kita melihat satu dekade kariernya di Serie A.
Menurut detikSport, Bonucci mengungkap bahwa Guardiola pernah melakukan pendekatan langsung kepadanya sekitar satu dekade lalu untuk sebuah transfer ke Manchester City. Tidak ada detail soal fee, tidak ada angka kontrak, dan Bonucci tidak menjelaskan sejauh mana negosiasi itu berjalan sebelum akhirnya kandas.
Yang jelas, ini bukan sembarang minat. Guardiola dikenal sangat selektif soal bek tengah, dan seorang bek yang didekati langsung olehnya berarti sedang berada di puncak radar sepak bola Eropa. Sekitar periode itu, Bonucci memang berstatus salah satu bek tengah terbaik dunia, bagian dari trio BBC bersama Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli di Juventus, dan pemain yang keluar masuk pembicaraan setiap jendela transfer musim panas.
Kenapa ini baru terungkap sekarang
Bonucci tidak menjelaskan alasan transfer itu gagal. Tidak ada penjelasan apakah Juventus menolak melepasnya, apakah dia sendiri yang memilih tinggal, atau apakah pembicaraan berhenti sebelum benar-benar serius. Yang ada hanyalah pengakuan bahwa kontak itu nyata terjadi.
Itu justru yang membuat cerita ini menarik. Selama bertahun-tahun, publik hanya melihat Bonucci sebagai pemain yang loyal pada Serie A, dengan satu musim singkat di AC Milan sebagai satu-satunya penyimpangan dari jalur khas kariernya di Juventus. Tidak ada yang tahu bahwa Guardiola, pelatih yang dikenal membangun timnya dari lini belakang ke atas, pernah menganggapnya cocok untuk proyek di Manchester.
Bagaimana jika transfer itu jadi
Sulit membayangkan versi karier Bonucci di Premier League bersama Guardiola, tapi bukan berarti tidak menggoda untuk dipikirkan. Guardiola selalu mencari bek dengan kualitas umpan dan bacaan permainan seperti yang dimiliki Bonucci di masa jayanya, ciri khas gaya mainnya sejak era Barcelona hingga Manchester City.
Tapi jalan yang diambil Bonucci berbeda. Ia tetap di Italia, terus memenangi gelar bersama Juventus, dan menjadi bagian penting timnas Italia. Pengakuannya kini hanya menyisakan satu pertanyaan tanpa jawaban pasti: seberapa dekat sebenarnya kesepakatan itu sebelum akhirnya menghilang begitu saja dari sejarah.
Apakah Bonucci akan lebih sukses kalau pindah ke City saat itu?
Sumber1 sumber
Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Nigeria-Samuel-Otusanya-Arema-FC-dalam-bursa-transfer-Super-League-20262027.jpg)
Comments
Loading comments…