Photo: Biso via Wikimedia Commons (CC BY 3.0)
Borneo FC tahan Buriram United tanpa gol
Borneo FC membuka kampanye ASEAN Club Championship dengan cara yang bisa dibilang aman: tandang ke kandang Buriram United dan pulang dengan satu poin usai laga berakhir 0-0, Rabu (7/10/2026).
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Pesisir Kalimantan masih jauh, tapi Borneo FC sudah menunjukkan mereka tidak datang ke Thailand untuk sekadar jadi penggembira. Melawan Buriram United di kandang sendiri, tim yang selama ini jadi momok di kompetisi domestik Thailand, skuad asal Samarinda itu tampil disiplin dan berhasil menjaga gawangnya tetap bersih sepanjang 90 menit.
Hasil 0-0 ini, menurut laporan detikSport, berjalan tanpa gol dari kedua kubu. Yang menarik, menurut Bola.com, Buriram United menuntaskan laga dengan 10 pemain, indikasi kuat ada kartu merah di salah satu momen pertandingan. Meski begitu, Borneo FC tak kunjung memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk mencuri kemenangan.
Modal tandang yang berharga
Bagi tim Indonesia yang berkompetisi di ajang Asia Tenggara, poin tandang dari kandang tim sekuat Buriram United jelas bukan hasil yang buruk. Clean sheet di laga pembuka memberi Borneo FC fondasi untuk membangun kepercayaan diri sebelum menjamu lawan-lawan mereka di kandang sendiri nanti.
Namun ada sisi lain dari cerita ini. Bola.com sempat menyebut laga ini sebagai partai yang "wajib habis-habisan" bagi kedua tim sebelum kick-off, dan pada akhirnya kedua kubu memang saling menjaga agar tidak kebobolan, bukan saling serang untuk mencari tiga poin penuh, bahkan setelah Buriram tereduksi menjadi 10 orang.
Tugas berikutnya: cetak gol
Fase grup ASEAN Club Championship bukan ajang yang memberi ruang untuk terlalu banyak hasil imbang. Borneo FC perlu mulai mencetak gol di laga-laga berikutnya, terutama saat bermain di kandang sendiri, jika ingin serius bersaing untuk lolos dari grup.
Satu poin dari tandang di Thailand adalah awal yang solid secara defensif. Tapi kompetisi ini pada akhirnya akan dimenangkan oleh tim yang berani mengambil risiko di kotak penalti lawan, bukan hanya yang pandai bertahan.
Apakah Borneo FC bisa lolos grup dengan taktik bertahan ketat seperti ini?
Sumber2 sumber
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349257/original/063447000_1789491027-luka.jpg)

Comments
Loading comments…