Flagside.football
Illustration: plain scarves hung over a barrier on an empty terrace, drawn in heavy ink over halftone texture.
AI illustration

Philippe Coutinho: Musim yang Gemilang, dan Jalan Panjang Setelahnya

Ada musim ketika Philippe Coutinho benar-benar menjawab keraguan tentangnya di Barcelona, tampil 54 kali dan mencetak 11 gol sembari membantu klub merebut gelar La Liga. Setelah itu, jalur kariernya justru berbelok menjauh dari Camp Nou, melewati pinjaman demi pinjaman sebelum akhirnya ia kembali ke klub masa kecilnya di Rio de Janeiro.

Redaksi Flagside·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja

Musim yang Membungkam Keraguan

Ketika Coutinho pindah dari Liverpool ke Barcelona pada Januari 2018, banderol transfernya yang besar membuat setiap penampilannya diawasi ketat. Ada masa ketika publik mempertanyakan apakah ia layak memakai seragam Blaugrana. Namun pada musim 2018-19, keraguan itu mulai terjawab: Coutinho tampil dalam 54 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 11 gol, kontribusi yang membantu Barcelona merengkuh gelar La Liga untuk kedua kalinya bersamanya, setelah sebelumnya juga juara pada musim 2017-18. Pada musim itu pula ia mencatatkan diri sebagai runner-up Copa del Rey. Ini adalah musim ketika visi, umpan, dan kemampuan menembak dari jarak jauh yang pernah membuatnya dijuluki "Penyihir Kecil" di Liverpool kembali terlihat jelas di level klub elite Eropa.

Pinjaman ke Bayern dan Kembali ke Barcelona

Setelah musim gemilang itu, arah karier Coutinho justru berubah. Pada Agustus 2019, ia dipinjamkan ke Bayern Munich untuk semusim. Di sana ia sempat tampil mengesankan, termasuk mencetak dua gol melawan klub induknya sendiri, Barcelona, dalam kemenangan 8-2 Bayern di perempat final Liga Champions, dan menjadi bagian dari skuad yang menyapu bersih treble Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions UEFA. Namun status itu tetap sebagai pemain pinjaman, bukan bagian permanen dari proyek besar Bayern.

Ia kembali ke Barcelona untuk musim 2020-21 di bawah pelatih baru Ronald Koeman. Tapi pada 29 Desember 2020, dalam laga imbang 1-1 melawan Eibar, Coutinho mengalami cedera lutut yang membuatnya absen sepanjang sisa musim itu. Cedera tersebut menjadi titik balik yang menandai berakhirnya masa keemasannya di Spanyol.

Dari Aston Villa ke Qatar, dan Pulang ke Vasco

Pada Januari 2022, Coutinho dipinjamkan ke Aston Villa, bersatu kembali dengan mantan rekan setimnya di Liverpool, Steven Gerrard, yang kala itu menjadi manajer. Ia tampil cukup baik hingga Aston Villa mempermanenkan statusnya pada musim panas 2022 dengan kontrak empat tahun. Namun performanya merosot pada musim pertamanya sebagai pemain permanen akibat cedera berulang, sampai-sampai ia hanya bermain 24 menit dalam dua pertandingan awal musim 2023-24.

Demi mendapatkan menit bermain, Coutinho pindah ke klub Qatar, Al-Duhail, dengan status pinjaman pada September 2023, dan sempat mencetak gol pada debutnya di sana. Setelah itu, pada Juli 2024, ia kembali ke klub masa kecilnya, Vasco da Gama, dengan status pinjaman semusim, sebuah perjalanan penuh yang membawanya pulang ke tempat ia memulai segalanya. Bersama Vasco, ia tercatat sebagai runner-up Copa do Brasil 2025, sebelum pinjamannya kemudian menjadi permanen.

Dari seorang playmaker yang membuat Barcelona dan para pendukungnya percaya lagi pada musim 2018-19, Coutinho kini menjalani babak baru kariernya di negeri asalnya, jauh dari sorotan Eropa yang pernah begitu terang menyinarinya.

YOUR CALL

Apakah Coutinho bisa kembali ke level terbaiknya di Vasco?

Comments

Loading comments…

Share this story

Ada musim ketika Philippe Coutinho benar-benar menjawab keraguan tentangnya di Barcelona, tampil 54 kali dan mencetak 11 gol sembari membantu klub merebut gelar La Liga.

Sumber2 sumber

Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.