
Fernandinho dan Tahun-Tahun Shakhtar yang Terlupakan
Ketika orang menyebut nama Fernandinho, yang terbayang adalah ban kapten Manchester City dan lima gelar Premier League. Namun sebelum itu semua, ada delapan tahun di Ukraina yang jarang masuk dalam cerita tentang dirinya, meski di sanalah ia sebenarnya menjadi pemain yang kemudian dikenal dunia.
Ditulis dengan AI dan diperiksa secara otomatis sebelum diterbitkan. Cara kami bekerja
Dari Paranaense ke Donbas
Fernandinho memulai karier seniornya di Athletico Paranaense, klub yang membesarkannya, sebelum pindah ke Shakhtar Donetsk pada tahun 2005. Ia tetap di klub Ukraina itu hingga 2013, sebuah masa delapan tahun yang jarang dibahas dibandingkan sembilan tahunnya di Manchester City yang jauh lebih dikenang publik sepak bola global.
Delapan Tahun yang Penuh Gelar
Padahal masa di Shakhtar itu bukan sekadar singgah. Fernandinho memenangkan Liga Utama Ukraina sebanyak enam kali, yakni pada musim 2005–06, 2007–08, 2009–10, 2010–11, 2011–12, dan 2012–13. Ia juga mengangkat trofi Piala Ukraina empat kali, Piala Super Ukraina dua kali, dan yang paling istimewa, Liga Eropa UEFA pada musim 2008–09, satu-satunya gelar Eropa mayor di level klub yang pernah ia menangkan sepanjang kariernya di luar final Liga Champions bersama City yang berakhir sebagai runner-up.
Di tengah rentetan gelar itu, Fernandinho juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Utama Ukraina pada musim 2007–08, sebuah pengakuan individu yang menegaskan bahwa ia bukan sekadar pelengkap skuad, melainkan salah satu pemain asing terbaik yang pernah tampil di liga tersebut.
Mengapa Masa Ini Terlupakan
Narasi besar tentang Fernandinho selalu berpusat pada Manchester City, tempat ia menjadi kapten pada musim 2020–21 dan membawa klub ke final Liga Champions 2021. Gelar-gelar Premier League, Piala EFL, dan status legenda City menenggelamkan ingatan akan masa Ukraina, padahal durasinya hampir menyamai masa keemasannya di Inggris dan sama produktifnya dalam hal trofi.
Ironisnya, masa di Shakhtar inilah yang membentuk reputasinya sebagai gelandang bertahan kelas dunia, reputasi yang kemudian membawanya menyeberang ke Inggris dan akhirnya ke panggung internasional bersama Brasil, termasuk saat tampil di Piala Dunia 2014 dan menjadi juara Copa América 2019.
Dari Donetsk ke Dunia
Setelah delapan tahun yang penuh gelar domestik dan satu trofi Eropa di Shakhtar, Fernandinho melanjutkan perjalanannya ke Manchester City pada 2013, memulai babak yang jauh lebih dikenal dunia. Tapi tanpa masa di Ukraina itu, sulit membayangkan ia akan menjadi pemain yang kemudian dipercaya memegang ban kapten di Etihad Stadium.
Sumber3 sumber
Wikipedia (id), Wikipedia (en), Wikipedia (id), Recent news coverage
Kami menyebutkan dan menautkan setiap media yang menjadi dasar artikel ini, dan menulis ulang liputan mereka dengan kata-kata kami sendiri, bukan menyalinnya.
Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.
Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.
Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.


Comments
Loading comments…