Flagside.football
Illustration: plain scarves hung over a barrier on an empty terrace, drawn in heavy ink over halftone texture.

ILLUSTRATION — FLAGSIDE

Aaron Mooy: satu musim luar biasa, lalu apa?

Ada satu musim dalam karier Aaron Mooy yang begitu menonjol sehingga sejarah A-League mencatatnya sebagai rekor: 11 gol dan 21 assist dalam satu musim bersama Melbourne City. Dari titik itu jalannya justru berbelok ke arah yang tak biasa, dibeli klub raksasa Eropa, namun tak pernah benar-benar bermain untuknya.

By Arif Pratama· Redaktur sepak bola·Dipublikasikan ·2 MENIT BACA

Musim yang Tak Tertandingi

Musim 2015–16 adalah puncak murni karier domestik Aaron Mooy. Bermain untuk Melbourne City, ia mencatatkan 11 gol dan 21 assist dalam satu musim liga, sebuah rekor jumlah assist terbanyak dalam sejarah A-League, dan menjadikannya pemain pertama di liga tersebut yang mencapai dua digit gol sekaligus assist dalam satu musim. Ia hanya kalah tipis dari Diego Castro dalam perebutan Johnny Warren Medal, penghargaan pemain terbaik liga. Sebelumnya ia juga sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik bulanan Melbourne City berkat kontribusinya, termasuk saat bermain di lini tengah di belakang David Villa.

Musim itu mengukuhkan reputasi Mooy sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dihasilkan Australia. Mark Bosnich, mantan kiper Socceroos, menyebutnya sebagai gelandang Australia terbaik di mana pun saat itu, sementara Ange Postecoglou, yang kelak menjadi manajernya di Celtic, menyebut Mooy sebagai pemain paling menarik di A-League.

Dibeli Manchester City, Tak Pernah Main untuk Mereka

Pencapaian itu membawanya ke Manchester City pada Juni 2016 dengan kontrak tiga tahun senilai sekitar 4 juta dolar per tahun, menjadikannya salah satu pesepakbola Australia dengan bayaran tertinggi. Tapi hanya enam hari setelah tanda tangan kontrak itu, Mooy langsung dipinjamkan ke Huddersfield Town di Championship. Ia tidak pernah bermain untuk tim utama Manchester City.

Di Huddersfield, justru di sanalah nama besarnya benar-benar terbentuk di sepak bola Eropa. Ia membawa klub itu promosi ke Liga Primer untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka lewat playoff, lalu menjadi pemain terbaik klub berturut-turut, dan meraih penghargaan PFA Footballer of the Year tiga kali berturut-turut, sebuah rekor. Namun setelah musim keduanya di level teratas, Huddersfield terdegradasi pada 2020, menyamai rekor degradasi tercepat di divisi tersebut.

Perjalanan yang Berbelok-belok

Dari sana kariernya melalui rute yang tak biasa. Ia dipinjamkan lalu dipermanenkan ke Brighton & Hove Albion, sebelum menyepakati transfer ke Shanghai Port di Liga Super China pada 2021. Namun kepindahan itu berantakan: pandemi COVID-19 membuat keluarganya tak bisa ikut, dan ia menolak kembali ke China untuk pramusim karena khawatir terjebak lockdown, hingga akhirnya dilepas klub pada Juli 2022.

Mooy kemudian kembali ke Glasgow, tempat keluarganya menetap, untuk berlatih sendiri sebelum menandatangani kontrak dengan Celtic pada Juli 2022, bersatu kembali dengan Postecoglou. Di sanalah ia menutup kariernya dengan cara yang layak: menjadi bagian penting dari treble kedelapan Celtic, memenangkan Scottish Premiership, Piala Liga Skotlandia, dan Piala Skotlandia, sebelum pensiun pada Juni 2023 setelah laga terakhirnya bersama Timnas Australia melawan Argentina.

Warisan Satu Musim

Musim 2015–16 di Melbourne City tetap menjadi patokan angka terbaik dalam kariernya, tapi bukan berarti sisa kariernya adalah kemunduran. Justru dari situ ia dijual ke klub besar Eropa, tak pernah bermain untuk klub itu sendiri, namun membangun ulang reputasinya lewat pinjaman demi pinjaman hingga akhirnya pensiun sebagai juara treble bersama Celtic.

YOUR CALL

Apakah Mooy seharusnya tetap di Melbourne City atau pergi ke Eropa?

Comments

Loading comments…

Share this story

Ada satu musim dalam karier Aaron Mooy yang begitu menonjol sehingga sejarah A-League mencatatnya sebagai rekor: 11 gol dan 21 assist dalam satu musim bersama Melbourne City.

Sumber2 sumber

Redaksi Flagside baca setiap berita yang kami terbitkan. Kami kerja dari pers bola, tulis sendiri bukan cuma reprint, dan cek akurasi serta sumber setiap artikel. Semua outlet yang masuk ke berita ini tercantum di bawah Sumber.

BRIEF PAGI

Bola hari ini, di inbox jam 7 pagi. Cuma itu.

Pilihan pertandingan malam, apa yang lagi terjadi di transfer window, dan satu kolom yang harus dibaca hari ini. Tanpa iklan. Tanpa tips. Tanpa operator.

Unsubscribe sekali klik. Kami tidak bagikan email.